Jurnal Teknologi Pendidikan, Vol. 14, No. 1, April 2021, e-ISSN: 2407-7437 76 ASESMEN PENGGUNAAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BIOLOGI OLEH SISWA SEBAGAI KLASIFIKASI TINGKAT DIGITAL LITERACY PENDUKUNG PROGRAM MERDEKA BELAJAR DI ACEH BARAT Rita Oktavia 1 , Rufa Hera 1 , Mardhatillah 1 , Nur Rokhman 2 1 STKIP Bina Bangsa Meulaboh, 2 Universitas Dian Nuswantoro 1 ritaoktavia87@gmail.com, 2 nurrokhman@dsn.dinus.ac.id Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hasil asesmen penggunaan multimedia pembelajaran interaktif Biologi oleh siswa sebagai identifikasi tingkat digital literasi pendukung program merdeka belajar di Aceh Barat. Penelitian dilakukan di dua SMA Negeri Kabupaten Aceh Barat. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun 2020. Sampel penelitian di ambil dari kelas XII MIA dari masing-masing sekolah yaitu SMA N 1 Meureubo berjumlah 30 siswa dan MAN 2 Aceh Barat berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan statistika deskriptif dengan tahapan Penilaian Acuan Patokan (PAP Tipe II). Berdasarkan hasis asesmen dibuktikan bahwa tingkat literasi digital siswa masuk penilaian kategori Tinggi pada MAN 2 Aceh Barat. Sedangkan Pada SMA N 1 Meureubo kategori penilaian tingkat literasi digital siswa Rendah. Membuktikan bahwa penggunaan akses Multimedia interaktif disekolah di SMA Aceh Barat belum merata digunakan oleh siswa. Penerapan multimedia interaktif oleh guru belum diterapkan secara maksimal, artinya pengetahuan dan keahlian digital literasi guru SMA Aceh Barat belum termediasi dan terfasilitasi dengan baik. Kata Kunci: Tingkat Digital Literasi, Multimedia, Multimedia Interaktif Abstract: This study aims to prove the results of the assessment of the use of interactive multimedia learning Biology by students as identification of the digital literacy level to support the independent learning program in West Aceh.The research was conducted in two State Senior High Schools of West Aceh Regency. The research was conducted in the odd semester of 2020. The research sample was taken from class XII MIA from each school, namely SMA N 1 Meureubo totaling 30 students and MAN 2 Aceh Barat totaling 30 students. The research approach uses a quantitative approach.The data collection techniques used were questionnaires and documentation. The data analysis technique used descriptive statistics with the Benchmark Reference Assessment stage (PAP Type II). Based on the results of the assessment, it was proven that the digital literacy level of students was included in the High category assessment at MAN 2 Aceh Barat. Meanwhile, at SMA N 1 Meureubo, the assessment category for students' digital literacy level is Low. It proves that the use of interactive multimedia access in schools in West Aceh High School has not been evenly used by students. The teacher's application of interactive multimedia has not been maximally applied, meaning that the digital literacy knowledge and skills of West Aceh Senior High School teachers have not been mediated and facilitated properly. Keyword: Levels of Digital Literacy, digital literacy, Multimedia, Interactive Multimedia. PENDAHULUAN Pendidikan di Indonesia telah memasuki era digital dimana siap tidak siap kita harus mampu menguasai teknologi yang ada disekitar kita. Selanjutnya, bagaimana langkah yang harus dilakukan oleh guru dan siswa menghadapi era digital yaitu tetap memanfaatkan teknologi yang bisa dijangkau, memaksimalkan pemanfaatan teknologi yang ada, menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada di handphone seperti whatsapp, google class room, zoom, google meet, google form, youtube dan lainnya. Artinya, sangat penting saat ini bagi siswa dan guru untuk aktif dalam mengakses teknologi untuk memaksimalkan hasil kompetensi siswa dan guru serta dapat meningkatkan digital literasi di era digital saat ini. Sehingga dapat mencapai tujuan yaitu membentuk generasi emas di era digital dalam program merdeka belajar. Selanjutnya, untuk dapat meningkatkan kompetensi siswa di era digital, telah banyak produk-produk pembelajaran berbasis multimedia interaktif yang dikembangkan dalam berbagai bidang pengetahuan, termasuk dalam pembelajaran biologi. Di sekolah menengah atas, kompetensi siswa menjadi sangat penting karna bagian dari ujung tombak wajib belajar, sebelum siswa memasuki dunia akademisi. Multimedia pembelajaran interaktif adalah salah satu pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan generasi era milenial karena multimedia sendiri berarti penggabungan beberapa media yang mencakup teks, grafik, animasi, audio dan video serta dapat mengembangkan proses belajar ke arah yang lebih dinamis. Hasil penelitian pada beberapa kasus dalam penerapan multimedia interaktif memperoleh hasil yang positif baik. Hasil