Sistem Informasi Spesialite Obat (ISO) Indonesia Digital Menggunakan Algoritma Boyer Moore Berbasis Mobile Application JURNAL MULTINETICS VOL. 4 NO. 2 NOPEMBER 2018 7 Sistem Informasi Spesialite Obat (ISO) Indonesia Digital Menggunakan Algoritma Boyer Moore Berbasis Mobile Application Estu Sinduningrum, Jaka Prayogi, Dimas Febriawan Fakultas Teknik Program Studi Informatika Jalan Tanah Merdeka No.6, Kampung Rambutan, Jakarta Timur estu.ningrum@uhamka.ac.id , jakaprayogi1996@gmail.com , dimas.febriawan@uhamka.ac.id Diterima: 13 Oktober 2018. Disetujui 18 Oktober 2018. Dipublikasikan Nopember 2018 Abstrak - Informasi Spesialite Obat (ISO) Indonesia merupakan alat bantu yang digunakan untuk mencari informasi tentang indikasi, kontra indikasi, dosis pemakaian dan efek samping obat secara lengkap. Penggunaan Informasi Spesialite Obat (ISO) Indonesia sangat diperlukan namun tidak mempersulit pengguna saat menggunakannya dan dapat mempermudah pemakai tanpa harus membawa informasi berbentuk buku yang memiliki ketebalan dan bobot yang cukup berat untuk ukuran sebuah buku. Untuk itu dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat mengakomodir kebutuhan setiap pemakai sebagai pengganti buku, yang mudah dibawa serta dapat digunakan kapan dan dimanapun secara efektif. Aplikasi tersebut berupa Sistem Informasi Spesialite Obat (ISO) Indonesia yang diterbitkan oleh Isfi. Penerbitan berbasis Mobile Application yang dapat dipasang pada perangkat Smartphone. Selain sebagai media komunikasi dalam bentuk panggilan suara atau pesan singkat, dalam perkembangannya merupakan media yang mampu dilengkapi dengan berbagai program aplikasi tambahan untuk kemudahan pengguna. Dalam penelitian ini akan dibahas tentang cara membuat Sistem Informasi Spesialite Obat (ISO) Indonesia berbasis Mobile Application dengan algoritma Boyer moore. Aplikasi dibangun dengan bahasa pemrograman java, dan Eclipse sebagai editor untuk mengedit kode program. Pengujian terhadap aplikasi ini dan juga implementasi pada Informasi Spesialite Obat (ISO) Digital Apotek Amanah berhasil dilakukan karena Aplikasi pada Smartphone berjalan dengan baik didapatkan 88,83% responden memberikan penilaian yang baik dalam kinerja aplikasi Sistem Informasi Spesialite Obat Digital dalam menangani permasalahan terkait Informasi obat berbasis Mobile Application yang belum dimiliki dan diketahui oleh Apoteker dan Asisten Apoteker. Kata Kunci : Sistem Informasi Spesialite Obat (ISO) Indonesia, Boyer Moore, Eclipse. I. PENDAHULUAN Dengan berkembangnya sebuah mobile application sekarang telah mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini muncul sistem operasi yang sedang populer digunakan pada perangkat smartphone yaitu IOS, BlackBerry, Windows Phone dan Android. Android merupakan sistem operasi yang bersifat open source sehingga pengembangannya dapat dilakukan dengan luas. Pada kenyataannya perangkat mobile yang menggunakan sistem operasi Android cukup banyak dan dari segi harga lebih terjangkau dibandingkan dengan perangkat mobile sistem operasi lain di Indonesia. Hal ini menjadi pertimbangan untuk membuat aplikasi berbasis mobile application. Permasalahan yang ada pada saat ini seringkali bermunculan nama-nama obat baru yang terkadang kurang dimengerti oleh Apoteker, Asisten Apoteker dan masyarakat pada umumnya. Banyak sekali buku mengenai obat yang beredar tetapi buku tersebut justru menyulitkan karena pengguna harus mencari informasi obat secara manual, yaitu dengan membuka perlembar dari buku tersebut, memakan waktu yang cukup lama dan secara umum tidak dapat mengikuti perkembangan yang ada pada saat ini, tetapi dengan teknologi berbasis mobile application segala informasi bisa berkembang dengan sangat cepat. Untuk itu diperlukan adanya buku informasi obat, agar dapat memudahkan Apoteker dalam mencari penggunaan dosis pemakaian dan efek samping obat. Buku informasi obat tersebut haruslah dapat dengan mudah dipergunakan oleh para pengguna smartphone Android untuk menggunakan aplikasi ISO Digital. II. LANDASAN TEORI A. Buku Informasi Spesialite Obat (ISO) Indonesia