Vol. 4 | No. 1 | Maret 2015 | Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia 21 Cicih Bhakti Purnamasari et al., Pembelajaran Profesionalisme Kedokteran dalam Persepsi Instruktur dan Mahasiswa Korespondensi: bhakti.purnamasari@gmail.com PEMBELAJARAN PROFESIONALISME KEDOKTERAN DALAM PERSEPSI INSTRUKTUR DAN MAHASISWA Cicih Bhakti Purnamasari*, Mora Claramita**, Yayi Suryo Prabandari** * Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Samarinda ** Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ABSTRACT Background: Profesionalism has become a main competency for physician. Therefore, it is important to get an agreement from health provider about professionalism and it’s applicable learning method for medical institution. This research aimed to explore skills laboratory instructor and student’s perception of the learning method that can facilitate the mastery of professionalism and it’s professional behavior components. Method: A descriptive qualitative method was carried out in this research. Data was collected by indepth interview among instructors and FGD among two groups of students, and analyzed by grounded theory method approach. Results: Medical professionalism is an integrated ability of knowledge, skill and attitude. Professional behavior formed by attitude. Professionalism can be learnt and taught by eksplisit, implisit and continuing education methods. Conclusion : . Medical professionalism can be collaborated in several learning methods. Role model is claimed as an effective learning method for medical professionalism and professional behavior mastery. Keywords: learning, professionalism, medical, perception ABSTRAK Latar belakang: Profesionalisme menjadi kompetensi utama yang wajib dikuasai oleh seorang dokter. Oleh karena itu, diperlukan kajian untuk mendapatkan pemahaman dari pelaksana kesehatan-kedokteran tentang profesionalisme dan metode pembelajaran yang dapat diaplikasikan pada institusi kedokteran. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi instruktur dan mahasiswa tentang metode pembelajaran yang dapat memfasilitasi penguasaan profesionalisme kedokteran dan komponen perilaku profesionalnya. Metode: Jenis penelitian merupakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam pada instruktur dan FGD pada 2 kelompok mahasiswa. Data dianalisis dengan pendekatan metode grounded theory. Hasil: Profesionalisme kedokteran adalah integrasi kemampuan dan penguasaan dalam keilmuan, keterampilan serta sikap. Sikap menjadi dasar terbentuknya perilaku profesional. Profesionalisme dapat dipelajari dan diajarkan melalui metode yang bersifat implisit, eksplisit dan pembelajaran berkelanjutan. Kesimpulan : Pembelajaran profesionalisme kedokteran dapat dikolaborasikan dalam beberapa metode pembelajaran. Role model dinyatakan sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam usaha pembelajaran profesionalisme kedokteran dan penguasaan perilaku profesionalnya. Kata kunci: pembelajaran, profesionalisme, kedokteran, persepsi