PUSTAKA VOL. XIX, NO. 2  AGUSTUS 2019 112 KESALAHAN GRAMATIKAL KARENA PENGARUH BAHASA IBU DALAM TULISAN MAHASISWA PROGRAM STUDI SASTRA INGGRIS FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS UDAYANA Yana Qomariana, Ida Ayu Made Puspani, dan Ni Ketut Sri Rahayuni Universitas Udayana yqomariana@gmail.com; dayupuspani@gmail.com; & ketutsrirahayuni@gmail.com Abstrak Dalam pembelajaran bahasa asing atau bahasa kedua seringkali dijumpai kesulitan yang dilakukan oleh pembelajar. Kesulitan tersebut antara lain disebabkan oleh adanya perbedaan antara bahasa asing yang dipelajari (L2) dengan bahasa ibu pembelajar (L1). Terdapat kesalahan pembelajar yang dipengaruhi oleh L1. Kesalahan-kesalahan tersebut bisa terjadi pada bidang fonologi, kosa kata, dan tata bahasa (Breadsmore, 1982). Perbedaan ini menyebabkan kesalahan-kesalahan dalam penggunaan L2 oleh pembelajar. Hal ini menunjukkan pengaruh dari L1 terhadap pemerolehan L2 (Ellis in Bhela, 1999). Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh bahasa ibu terhadap bahasa Inggris mahasiswa program studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, bahasa Bali dianggap sebagai bahasa Ibu mahasiswa. Kedua bahasa akan dibandingkan untuk menganalisa perbedaan dan persamaan diantara keduanya. Responden dalam penelitian adalah mahasiswa semester dua Program Studi Sastra Inggris yang akan dianalisa kemampuan menulisnya dalam Bahasa Inggris. Tulisan mahasiswa kemudian akan dianalisa berdasarkan kesalahan yang ditemukan, khususnya dalam hal morfologi dan sintaksis. Selanjutnya, kesalahan-kesalahan tersebut dianalisa berdasarkan perbedaan antara L1 dan L2 yang menyebabkan terjadinya kesalahan. Kata-kata kunci: bahasa ibu, error analysis, kesalahan gramatikal 1. Pendahuluan Bahasa Inggris telah mendapatkan pengakuan sebagai bahasa internasional yang berperan sangat penting dalam lalu lintas pengetahuan pada saat ini. Sehingga sangat penting untuk mempunyai kemampuan berbahasa Inggris, baik kemampuan receptive, yaitu mendengar (listening) dan membaca (reading), maupun kemampuan productive, yaitu berbicara (speaking) dan menulis (writing). Kemampuan berbahasa Inggris menjadi kunci sukses dalam berbagai akifitas, karena kemampuan ini memungkinkan lancarnya komunikasi dan transfer informasi terbaru. Pembelajaran bahasa Inggris dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kemampuan menerima ilmu bahasa Inggris, motivasi belajar, umur, tujuan berkarir, waktu penggunaan bahasa Inggris, dan bahasa Inggris untuk kesenangan (Latu, 1994). Faktor penerimaan bahasa Inggris dipengaruhi oleh dasar kemampuan berbahasa termasuk bahasa ibu. Bahasa ibu dengan tata bahasa yang berbeda menyebabkan kesulitan tertentu dalam pembelajaran bahasa Inggris. Banyak ditemukan kesalahan-kesalahan pada pembelajar bahasa Inggris yang bahasa ibunya mempunyai tata bahasa yang jauh berbeda dengan tata bahasa Inggris. Kesalahan-kesalahan tersebut bisa dilacak sampai pada faktor tata bahasa dalam bahasa ibu yang menyebabkan kesalahan tersebut. Breadsmore (1982) menyampaikan bahwa pengaruh bahasa ibu bisa muncul pada bidang fonologi, kosa kata, dan tata bahasa. Pengaruh bahasa ibu bisa diamati melalui produksi pembelajar dalam berbahasa Inggris, yaitu keahlian berbicara (speaking) dan menulis (writing). Tulisan ini menganalisa pengaruh bahasa ibu terhadap tulisan mahasiswa. Kesalahan-kesalahan gramatikal yang dijumpai dalam karangan berbahasa Inggris yang ditulis oleh mahasiswa menunjukkan pengaruh bahasa ibu. Bahasa Bali dianggap sebagai Bahasa Ibu karena bahasa Bali dipelajari sejak dari kecil. Kesalahan yang dijumpai, misalnya kesalahan dalam bidang kata kerja, karena bahasa Bali tidak merefleksikan jumlah dan kala seperti Bahasa Inggris. Waktu kejadian ditunjukkan oleh kata keterangan, misalnya jani ‘sekarang’ atau mani ‘besok’. Kata ganti orang juga tidak berpengaruh terhadap kata kerja. Bentuk kata ganti orang dan kata benda juga PUSTAKA VOL. XIX, NO. 2  112 – 117 P-ISSN : 2528-7508 E-ISSN : 2528-7516