Agrokreatif Juni 2019, Vol 5 (2): 123134 Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat ISSN 2460-8572, EISSN 2461-095X 123 Pengembangan Diversifikasi Produk Tiwul Instan untuk Meningkatkan Daya Saing UKM di Kabupaten Wonosobo (Development of Product Diversification of Instant Tiwul to Increase the Competitiveness of SMEs in Wonosobo District) Santi Dwi Astuti 1* , Kusmantoro Edi 2 , Furqon 3 , Indah Nuraeni 4 1 Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Jalan dr. Soeparno No.61, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Tengah 53122. 2 Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Jalan dr. Soeparno No.61, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Tengah 53122. 3 Program Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Jalan dr. Soeparno No.61, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Tengah 53122. 4 Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman, Jalan dr. Soeparno, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Tengah 53122. * Penulis Korespondensi : santi_tpunsud@yahoo.com Diterima September 2018/Disetujui Februari 2018 ABSTRAK Tiwul instan merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Wonosobo yang dibuat dari singkong. Singkong Wonosobo memiliki rasa yang pulen dan enak, harga murah dan produktivitas tanaman tinggi. Metode yang diterapkan adalah alih teknologi, penyediaan alat dan perlengkapan produksi, penerapan teknologi dan pendampingan produksi, dan monitoring evaluasi. Penerapan teknologi dan pendampingan produksi dilaksanakan selama 12 bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: 1) Program alih teknologi mampu meningkatkan Iptek dan memotivasi partisipan untuk menindaklanjuti teknologi yang telah diintroduksikan, termasuk mengubah kebiasaan dalam berproduksi sesuai dengan pedoman cara produksi pangan yang baik untuk industri skala rumah tangga; 2) Penyediaan peralalatan, instrumen, dan perlengkapan produksi, perbaikan dan pengaturan lay out ruang produksi telah mampu meningkatkan kapasitas dan mutu produk UKM yang dihasilkan; 3) Pendampingan selama penerapan teknologi dan produksi kontinu tiwul instan fungsional dan bakeri tiwul mampu menjaga konsistensi mutu produk sesuai standar yang telah ditetapkan; dan 4) Berbagai kegiatan promosi yang dilakukan dan metode pemasaran yang diterapkan secara signifikan mampu meningkatkan penjualan dan keuntungan UKM mitra. Secara keseluruhan program ini telah dapat meningkatkan Iptek, varian, kualitas, dan kapasitas produksi, pendapatan dan daya saing UKM. Kata kunci: bakeri tiwul, diversifikasi, daya saing UKM, penerapan teknologi, tiwul instan fungsional ABSTRACT Instant tiwul is a major product in Wonosobo District and made from cassava. Cassava tubers from Wonosobo has a delicious taste, low prices, and high crop productivity. The applied methods were technology transfer, supplying production tools and equipment, applying technology and production assistance, and evaluation monitoring. The application of technology and production assistance was carried out for 12 months. The results showed that: 1) Technology transfer programs are able to increase the knowledge, technology, and participants motivation to follow up on the technologies that were introduced, including changing production habits in accordance with guidelines on producing good food for household scale industries; 2) Providing production equipment, instruments and equipment repairs, and arrangements of production room layouts are able to increase the capacity and quality of SMEs’ products; 3) Assistance applying technology and during continuous production of functional instant tiwul and bakery goods based on tiwul flour were able to maintain consistent product quality in accordance with the established standards; 4) Various promotional activities carried out and the marketing methods applied were able to significantly increase the sales and profits of SMEs. Overall, this program was able to increase the knowledge, technology, variety, quality, production capacity, income, and competitiveness of SMEs. Keywords: bakery products, diversification, functional instant tiwul, SMEs competitiveness, technology application