1 TA’DIB, Volume 22 Nomor 1, Juni 2019 SIM (Sistem Informasi Manajemen) Kurikulum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Berbasis CMS Wordpress Badrudin*) Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, Indonesia Email: dr.badrudin@uinsgd.ac.id Rayan Nurdin* Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, Indonesia Email: rayanneutron@gmail.com *) Corresponding Author Abstrak: This study aims to examine Islamic Religious Colleges curriculum information systems based on wordpress CMS. Specifically, this study purposes to explore: 1) the planning of the use of curriculum MIS based on CMS WordPress. 2) the implementation of curriculum MIS which is based on Wordpress CMS, 3) Evaluation of the use of Wordpress CMS-based curriculum MIS. 4) The design concept of the curriculum MIS model based on WordPress CMS. The study used a qualitative approach with a case study of the curriculum Management Information System at the Islamic Education Management (MPI) Study Program of Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Islamic University Sunan Gunung Djati (FTIK UIN SGD) Bandung. The subjects of this study were the Chair of the MPI Study Program UIN SGD Bandung, MPI Study Program Information System Operator and the Word CMS application used by the institution. The results of the study show that the MPI Study Program FTIK UIN SGD Bandung used a Curriculum MIS based on Wordpress CMS, and it has succesfully facilitated the students, lecturers, and stakeholders to access the curriculum of study programs easier. Kata Kunci: Management Information System (MIS), Curriculum, CMS Wordpress. PENDAHULUAN evolusi industri 4.0 semakin berkembang pesat dalam semua bidang kehidupan termasuk pendidikan. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam penting mengembangkan SIM (Sistem Informasi Manajemen) pendidikan yang lebih baik. Menghadapi era revolusi industri 4.0, lembaga pendidikan tinggi dituntut mampu mengembangkan SIM pendidikan termasuk SIM kurikulum guna meningkatkan mutu layanan pendidikan. Umumnya, pengelolaan kurikulum pada PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam) di Indonesia belum menggunakan sistem informasi manajemen yang memadai. Beberapa penelitian kurikulum PTKI telah dilakukan oleh sejumlah peneliti. Alhamuddin (2016) meneliti kurikulum PTKI dari segi mutu dan relevansi. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa: “perlu adanya frameworks of thinking (kerangka berfikir) yang jelas dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi agama Islam untuk mencapai tujuan pendidikan yang ditetapkan serta berimplikasi pada mutu lulusan dan perguruan tinggi.” Berbicara mutu dan relevansi, kurikulum PT (Perguruan Tinggi) harus dikembangkan mengacu pada kerangka yang termaktub pada KKNI. Realitas yang terjadi, implementasi kurikulum berbasis KKNI dan SNPT pada setiap PT bervariasi disebabkan pemahaman yang belum memadai dari seluruh PT khususnya PTKI. Suwadi (2016) meneliti kurikulum dengan judul Pengembangan Kurikulum PAI pada Pendidikan Tinggi. R JURNAL TA’DIB, Vol 22 (1), 2019, (Januari -Juni) ISSN: 1410-8208 (Print) 2580-2771 (Online) Tersedia online di http://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/ojs/index.php/takdib/index