Rasman et al./Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis 5(3):95-101 95 Pengaruh Penambahan Buah Nangka Muda terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Abon Daging Itik Afkir Rasman 1 , Harapin Hafid 2 , Nuraini 2 1 Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo 2 Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Jl. H.E.A. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma, Anduonohu, Kendari 93232 *Email korespondensi: harapin.hafid@uho.ac.id (Diterima: 16-7-2018; disetujui 21-9-2018) ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat fisik dan organoleptik abon daging itik afkirdengan penambahan buah nangka muda. Bahan yang digunakan adalah daging itik afkir, buah nangka muda, bawang putih, bawang merah, kemiri, ketumbar, kelapa, gula merah, garam, air, dan minyak goreng. Rancanganpenelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap terdiri dari 4 perlakuan (A0: 100% daging itik, A1: 85% daging itik dan 15% nangka muda, A2:70% daging itik dan 30% nangka muda,A3:55% daging itik dan 45% nangka muda) dengan3 ulangan untuk peubah fisik, dan 15 panelis untuk pengujian organoleptik.Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan buah nagka muda padaabon itik afkir tidak berpengaruh nyata terhadap pH dan rendemen abon. Sifat organoleptik (aroma, warna, rasa, dan tekstur)abon daging itik afkir tidak berbeda nyata dengan penambahan buah nangka muda. Katakunci: Abon, daging itik afkir, buah nangka muda, sifat fisik, sifat organoleptik. ABSTRACT This study was conducted to determine the physical characteristics and organoleptic qualities of spent duck abon with the addition of unripe jackfruit. The materials used were spent duck meat, unripe jackfruit, garlic, shallot, candlenut, coriander, coconut, brown sugar, salt, water, and cooking oil. The design used in this study is completely randomized design consisted of 4 treatment (A0: 100% duck meat, A1: 85% duck meat and 15% unripe jackfruit, A2: 70% duck meat and 30% unripe jackfruit, A3: 55% duck meat and 45% unripe jackfruit) with 3 repetition for physical variables, and 15 panelists for organoleptic test. The results of this study suggested that addition of unripe jackfruit in spent duck abon showed no significant difference for pH and rendemen. Organoleptic qualities (aroma, color, flavor and texture) of spent duck abon showed no significant difference with unripe jackfruit aditition. Keywords: abon, spent duck meat, unripe jackfruit, physical characteristic, organoleptic qualities PENDAHULUAN Majunya perkembangan teknologi pangan dewasa ini telah mendorong inovasi dan kreatifitas untuk memperoleh bahan baku pengolahan pangan yang murah. Selain murah produk bahan baku tersebut harus memenuhi syarat bernilai gizi tinggi, mudah didapatkan dan dapat diterima masyarakat (Hafid, 2017; Hafid et al., 2017). Daging itik sebagai salah satu sumber protein hewani asal unggas belum cukup populer dikalangan konsumen karena sunber peotein hewani masih bertumpu pada ayam pedaging, ayam petelur, dan ayam kampung. Padahal daging itik dapat dijadikan sebagai sumber alternatif untuk memenuhi gizi masyarakat. Menurut Randa et al. (2002) dan Joseph et al. (2002) daging itik kurang digemari masyarakat karena baunya yang anyir dan alot. p-ISSN: 2406-7489 e-ISSN: 2406-9337 Terakreditasi Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti Keputusan No: 21/E/KPT/2018, Tanggal 9 Juli 2018 Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, September 2018, 5(3):95-101 http://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis