Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi (JFR) Vol. 3, No. 1, Tahun 2019, ISSN 2548-8716 Faktor Kondisi Fisik terhadap Resiko Cedera Olahraga pada Permainan Sepakbola | Nurwahida Puspitasari, hlm 54-71 54 FAKTOR KONDISI FISIK TERHADAP RESIKO CEDERA OLAHRAGA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA Nurwahida Puspitasari Program Studi Fisioterapi S1, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jalan Ringroad Barat No.63, Mlangi Nogotirto, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55592 nurwahidapuspitasari@unisayogya.ac.id ABSTRAK Latar belakang: Cedera olahraga adalah cedera pada sistem integument, otot dan rangka yang disebabkan oleh kegiatan olahraga. Olahraga adalah serangkaian kegiatan fisik dan ketrampilan teknik bukan hanya untuk kesehatan jasmani dan rohani saja tetapi juga bertujuan untuk memenangkan suatu pertandingan, meskipun bertujuan menyehatkan jasmani tetapi olahraga juga memiliki resiko untuk terjadinya cedera olahraga. Angka kejadian cedera olahraga pada anak-anak meski tergolong kecil tetapi memiliki kenaikan persentase disetiap pertambahan usia. Cedera bisa terjadi saat latihan maupun pertandingan, secara sengaja atau tidak sengaja dengan beberapa faktor penyebab terjadinya cedera dalam olahraga diantaranya adalah faktor intrinsik yaitu faktor kondisi fisik dan keterampilan teknik. Tujuan: untuk mengetahui apakah ada hubungan faktor kondisi fisik terhadap resiko cedera olahraga. Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada 5 Sekolah Sepakbola (SSB) di kota Semarang. Metode yang digunakan yaitu deskriptif korelasional dengan teknik survey dan tes. Besarnya sampel berjumlah 100 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Variabel penelitian terdiri dari: 1) Variabel independen yaitu, kondisi fisik dan 2) Variabel dependen yaitu, resiko cedera olahraga. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji korelasi dengan Pearson dua jalur dengan bantuan aplikasi computer menggunakan seri program SPSS for window versi 19 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil : ada hubungan faktor kondisi fisik terhadap resiko cedera olahraga dengan nilai p= 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan faktor kondisi fisik terhadap resiko cedera olahraga, dengan runtutan tingkat keeratan hubungan yang paling erat adalah Agility, Flexibility, Power, Speed, Endurance dan Strenght. Kata kunci :Resiko Cedera Olahraga, Kondisi Fisik, Permainan Sepakbola PENDAHULUAN Sepakbola merupakan permainan beregu, masing-masing terdiri dari sebelas pemain, dan salah satunya menjadi penjaga gawang. Permainan ini hampir seluruhnya dimainkan dengan menggunakan kaki, kecuali penjaga gawang yang diperbolehkan menggunakan tangan di daerah tendangan hukuman (Sucipto, dkk: 2000). Pada permainan sepakbola suatu kesebelasan yang baik, kuat, tangguh adalah kesebelasan yang terdiri atas pemain-pemain yang mampu menyelenggarakan permainan yang kompak, artinya mempunyai kerja tim yang baik. Untuk mencapai kerjasama tim yang baik diperlukan pemain-pemain yang dapat menguasai semua bagian-bagian dan macam- macam teknik dasar dan keterampilan bermain sepakbola, sehingga dapat memainkan bola