ISBN 978-979-028-686-3 460 PROFIL SELF REGULATED THINKING SISWA SMP DAN CREATIVE THINKING SISWA SMA DALAM PEMBELAJARAN DENGAN STRATEGI Π-LOG BERBASIS HABITS OF MIND Iyon Suyana, Taufik Ramlan R, Heni Rusnayati, Endah Nurhabibah, Rizky Salis S Departemen Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia iyons@upi.edu ABSTRAK Dalam upaya mengembangkan habits of mind siswa dilakukan penelitian untuk mengungkapkan kemampuan profil self regulated thinking Siswa SMP dan creative thinking siswa SMA dalam pembelajaran dengan strategi π-log berbasis habits of mind. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen; Kuesioner self regulated thinking digunakan untuk mengetahui profil self regulated thinking sedangkan untuk mengetahui profil creative thinking digunakan fasilitas web berupa akun blog dengan rubrik penilaian berfikir kreatif yang diadaptasi dari rubric HOM dari Marzano (1992). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas siswa memiliki kemampuan self regulated thinking pada kategori intermediate (moderate) dengan urutan indikator penyusunnya dari perolehan skor terbesar ke terendah adalah „mengevaluasi keefektifan tindakannya‟, „mengenali dan menggunakan sumber yang diperlukan‟, „menyadari pemikirannya sendiri‟, „menanggapi umpan balik dengan tepat‟, serta „merencanakan dengan tepat‟. Untuk profil creative thinking siswa rata- rata sebesar 2.132 pada pembelajaran pertama, dan 2,5 pada pembelajaran kedua yang dikategorikan cakap. Kata Kunci: π-log, Self Regulated Thinking, Creative Thingking. PENDAHULUAN Habits of mind berarti memiliki watak berperilaku cerdas ketika menghadapi sebuah masalah yang jawabannya tidak segera diketahui (Costa and Kallick, 2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan berpikir (habits of mind) dapat diperkenalkan, dibentuk, digali, dilatih, dikembangkan, dan diperkuat menjadi lebih baik melalui berbagai strategi (Muaddab, 2013). Habits of mind sebagai dimensi kelima dalam Dimensions of Learning yang dikembangkan oleh Marzano (1992) terbagi ke dalam tiga kategori yaitu Self Regulation Thinking, Critical Thinking dan Creative Thinking. Self regulated thinking adalah kebiasaan berpikir mengenai suatu proses pengaturan diri yang mengaktifkan pemikiran, perilaku, dan perasaan secara terus-menerus dalam upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Marzano (1993) dalam Dimensions of Learning mengungkapkan bahwa self regulated thinking sebagai bagian dari kebiasaan berpikir (habits of mind) terdiri dari menyadari pemikirannya sendiri, merencanakan dengan tepat, mengenali dan menggunakan sumber yang diperlukan, menanggapi umpan balik dengan tepat, serta mengevaluasi keefektifan tindakannya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam self regulated thinking masih belum memadai. Creative thinking kebiasaan berfikir kritis terdiri dari : melibatkan diri dalam tugas meskipun jawaban dan solusinya tidak segera tampak; melakukan usaha memaksimalkan kemampuan dan pengetahuannya; membuat, menggunakan, memperbaikai standar evaluasi yang dibuatnya sendiri; serta menghasilkan cara baru dalam melihat lingkungan dan batasan yang berlaku di masyarakat. Strategi π-log berbasis habits of mind merupakan serangkaian kegiatan dalam proses