501 IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA PADA ANAK BERKESULITAN BELAJAR KHUSUS DI SD TAMAN MUDA IBU PAWIYATAN TAMANSISWA Lena Wati 1 , Siti Anafiah 2 1,2 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar 1,2 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa 1 E-mail: lenawati480@gmail.com Abstract: the purpose of this research is to description the implementation of peer tutors learning strategies in learning disabilities at elementary school Taman Muda Ibu Pawiyatan Tamansiswa Yogyakarta. Type of this research is a descriptive qualitative study using instruments of observation, interview and documentation. Data analysis techniques using model Milles and Huberman, namely by means of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results showed that condotioning is done by way of providing clarification of classical learning material, repetition, approach, group, as well as doing the game. Academic development is a further development and understanding. Supporting factors is to help teachers in teh learning process, interaction relationships become better, between teacher and students, ora students with students, students in following the spirit of learning more, dare ask until the creation of a conducive learning atmosphere. Inhibiting factor were the difficulty of determining the tutor, tutor’s lack of preparation, inadequate facilities and infrastructure, as well as seriousness in studying less. Keyword: Learning strategies, peer tutors, learning disabilities Peserta didik di Sekolah Dasar mempunyai beraneka ragam karakteristik dan kemampuannya masing-masing. Ada yang menempuh kegiatan belajarnya secara lancar dan berhasil tanpa mengalami kesulitan. Selain itu, ada peserta didik yang mengalami berbagai kesulitan yaitu berupa perkembangan, pertumbuhan, dan pemahamannya. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan bagian pengetahuan yang harus dimiliki guru. Misalnya, pengetahuan tentang perkembangan dapat membantu guru memahami dan mengenali berbagai penyimpangan perkembangan normal serta guru harus mengetahui setiap kemampuan- kemampuannya. Peserta didik berkesulitan belajar khusus atau sering disebut juga Learning Disabilities (LD) atau Specific Learning Diificylties (SLD) ditemukan pada peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Hal tersebut ditandai oleh keterbatasan kemampuan dalam mengikuti pelajaran yang berdampak pada hasil akademik. Biasanya terdapat pada peserta didik yang mempunyai intelegensia normal dan sedikit di atas rata-rata. Apabila kesulitan elajar tidak dapat di atasi dengan baik, maka akan berdampak pada prestasi belajar peserta didik. Salah satu kompoen penting untuk mengatasi peserta didik berkesulitan belajar khusus adalah melalui strategi dan metode pembelajaran. Strategi pembelajaran merupakan rancangan prosedural yang memuat tindakan guru dalam proses pembelajaran untuk mencapai pengajaran yang telah ditetapkan (Suprihatiningrum, 2013:153). Berdasarkan hasil observasi 30 Oktober 2017 bahwa pembelajaran di kelas bersifat klasikal, sehingga kelas menjadi kurang kondusif, ramai sendiri, serta perhatian yang mudah teralihkan. Selain itu, penerapn sistem bersifat konvensional. Sistem ini masih diterapkan oleh guru dalam proses pembelajaran, dan guru menganggap bahwa kemampuan peserta didik satu sama lain dianggap sama.