Jurnal Teknologi Pendidikan, Vol. 8 No. 1 April 2015, p-ISSN; 1979-6692, e-ISSN: 2407-7437 113 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI Fitri Handayani 1 dan Keysar Panjaitan 2 SMA Swasta Prayatna SMA Swasta Gajah Mada Medan 1 dan Universitas Negeri Medan 2 fitrihandayani@gmail.com 1 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui hasil belajar ekonomi siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan kooperatif tipe STAD, (2) untuk mengetahui hasil belajar ekonomi siswa yang memiliki interaksi sosial kooperatif daripada interaksi sosial kompetitif, (3) untuk mengetahui interaksi antara model pembelajaran dengan interaksi sosial terhadap hasil belajar ekonomi. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikan = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar ekonomi siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tinggi daripada kooperatif tipe STAD, dengan Fhitung = 4,46 > Ftabel = 2,67 , (2) hasil belajar ekonomi siswa dengan interaksi sosial kooperatif lebih tinggi daripada interaksi sosial kompetitif, dengan Fhitung = 24,95 > Ftabel = 2,67, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan interaksi sosial terhadap hasil belajar ekonomi, dengan Fhitung = 8,63 > Ftabel = 2,67. Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif, interaksi social, ekonomi Abstract: This study aims to: determine the results of studying economics students taught using cooperative learning model TGT with STAD cooperative, to assess the learning outcomes of economics students who have social interaction cooperative rather than social interaction competitive, to understand the interaction between learning model with social interaction on the results of the economic study. The research method using quasi-experimental design with 2 x 2 factorial study data were analyzed using ANOVA two lines at significant level = 0.05. The results showed that; the results of the economic study of students taught by cooperative learning model TGT higher than STAD cooperative, with Fc = 4.46 > Ft = 2.67, the results of the economic study social interaction of students with cooperative higher than competitive social interaction, with Fc = 24.95 > Ft = 2.67, there is interaction between the model of learning and social interaction on learning outcomes of the economy, with Fc = 8.63 > Ft = 2.67. Keywords: cooperative learning, social interaction, economic PENDAHULUAN Salah satu mata pelajaran yang diberikan pada siswa SMA adalah mata pelajaran ekonomi. Ekonomi sebagai salah satu cabang dalam rumpun ilmu pengetahuan sosial, pada tingkat SMA penyampaiannya dilakukan secara terpisah dengan cabang ilmu pengetahuan sosial lainnya. Tujuan pokok pembelajaran bidang studi Ekonomi di SMA meliputi empat aspek. Keempat aspek itu adalah (1) memahami konsep ekonomi untuk mengaitkan peristiwa dan masalah ekonomi dengan kehidupan sehari- hari; (2) menanamkan sikap ingin tahu terhadap konsep ekonomi; (3) membentuk sikap bijak, rasional, dan bertanggung jawab dalam penggunaan ilmu dan keterampilan ekonomi; serta (4) membuat keputusan yang bertanggung jawab tentang nilai-nilai sosial ekonomi. Keempat tujuan dasar ini diusahakan dicapai dengan standar kurikulum dan pembelajaran yang tepat. Berdasarkan standar kompetensi lulusan SMA serta tujuan mata pelajaran ekonomi yang telah dijelaskan sebelumnya, maka setiap siswa SMA seharusnya telah memiliki sejumlah kemampuan dalam mengaplikasikan konsep- konsep ekonomi dalam kehidupan sehari-hari terutama di lingkungan individu, rumah tangga, masyarakat, dan negara, baik dalam skala nasional maupun internasional. Namun kenyatannya masih banyak siswa yang belum dapat menguasai secara optimal kompetensi- kompetensi dasar dalam pembelajaran ekonomi. Rendahnya mutu siswa dalam mata pelajaran