Jurnal Ekonomi Pembangunan Volume 15, Nomor 1, Juni 2014, hlm. 84-99 Beverages-Food Industry Cluster Development Based on Value Chain in Indonesia Lasmono Tri Sunaryanto 1 , Gatot Sasongko 2 , Ira Yumastuti 3 1 Faculty of Agricultural and Business, Universitas Kristen Satya Wacana, 2 Faculty of Economics and Business, Universitas Kristen Satya Wacana 3 Quality Management ISO, Universitas Kristen Satya Wacana Jalan Diponegoro 52-60 Salatiga - Indonesia 50711 Telp 0298-321212 E-mail: lts.uksw@gmail.com Abstract This study wants to develop the cluster-based food and beverage industry value chain that corresponds to the potential in the regions in Java Economic Corridor. Targeted research: a description of SME development strategies that have been implemented, composed, and can be applied to an SME cluster development strategy of food and beverage, as well as a proven implementation strategy of SME cluster development of food and beverage. To achieve these objectives, implemented descriptive methods, techniques of data collection through surveys, analysis desk, and the FGD. The data will be analyzed with descriptive statistics. Results of study on PT KML and 46 units of food and drink SMEs in Malang shows that the condition of the SME food-beverage cluster is: not formal, and still as the center. As for the condition of the existence of information technology: the majority of SMEs do not have the PC and only 11% who have it, of which only 23% have a PC that has an internet connection, as well as PC ownership is mostly just used for administration, with WORD and EXCEL programs, and only 4% (1 unit SMEs) who use the internet marketing media. Keywords: strategy development, clusters, SMEs, food and beverage industry JEL Codes: R11,O22, O29 Pengembangan Klaster Industri Makanan-Minuman Berbasis Rantai Nilai Abstrak Penelitian ini ingin mengembangkan klaster industri makanan minuman berbasis rantai nilai yang sesuai dengan potensi unggulan daerah di Koridor Ekonomi Jawa. Target penelitian: terdiskripsikannya strategi-strategi pengembangan UMKM yang telah dilaksanakan, tersu- sun dan teraplikasikannya suatu strategi pengembangan klaster UMKM makanan-minuman, serta terujinya aplikasi strategi pengembangan klaster UMKM makanan-minuman. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilaksanakan metode deskriptif, teknik pengumpulan data melalui survei, desk analysis, dan FGD. Data akan dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil telaah pada PT KML dan 46 unit UMKM makanan minuman di Kota Malang menunjukkan bahwa kondisi klaster UMKM makanan-minuman adalah: belum terformalkan, dan masih sebagai sentra. Sedangkan untuk kondisi keberadaan teknologi informasinya: sebagian besar UMKM tidak memiliki perangkat PC dan hanya 11% yang memilikinya, dari yang memiliki PC hanya 23% yang memiliki koneksi internet, serta kepemilikan PC sebagian besar hanya digunakan untuk administrasi, dengan program WORD dan EXCEL, dan hanya 4% (1 unit UMKM) yang menggunakan media pemasaran dengan internet. Kata kunci: strategi pengembangan, klaster, UMKM, industri makanan-minuman JEL codes: R11, O22, O29