Jurnal Kesehatan Global, Vol. 4, No. 3, September 2021 : 152-159 Published By : Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Helvetia 152 ARTIKEL RISET URL Artikel : http://ejournal.helvetia.ac.id/index.php/jkg PENGARUH SEMINAR ONLINE TERHADAP PENGETAHUAN DALAM MEMPERSIAPKAN MASYARAKAT AWAM MENGHADAPI NEW NORMAL The Effect of Online Seminars on Knowledge in Common People Facing the New Normal Mariatul Fadilah 1 , Pariyana 2 , Fenty Aprina 3 , Opel Berlin 4 , M. Farid Rizqullah 4 , Rizma Adlia Syakurah 5k 1 Konsil Kedokteran Indonesia, Indonesia 2 Program Studi IKM-IKK, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, Indonesia 3 Rumah Sakit Ernaldi Bahar, Sumatera Selatan, Indonesia 4 Program Studi Profesi Dokter Umum, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, Indonesia 5 Bagian Administrasi Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, Indonesia Email Penulis Korespondensi ( K ): rizma.syakurah@gmail.com Abstrak Penularan COVID-19 dapat meningkat apabila terjadi kerumunan manusia, namun aktivitas dan pekerjaan harus tetap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan. Pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan new normal, yakni sebuah adaptasi kebiasaan baru agar masyarakat dapat tetap hidup produktif pada masa pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh seminar online terhadap pengetahuan masyarakat awam. Desain penelitian quasi exsperimental digunakan dalam penelitian ini. Partisipan dipilih menggunakan teknik total sampling dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, yaitu 70 responden. Analisis univariat menunjukkan responden rata-rata berusia 31,40 tahun, mayoritas berjenis kelamin wanita (80,4%), beragama islam (98,6), pendidikan terakhir perguruan tinggi (85,7%), mahasiswa dan belum bekerja (64,3 %), dan memiliki tingkat pengetahuan awal yang baik mengenai kebijakan protokol kesehatan pada new normal (84,3%). sebelum mengikuti seminar online. Analisis bivariat dengan uji Wilcoxon menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan mengenai kebijakan protokol kesehatan pada new normal yang signifikan sebelum dan setelah mengikuti seminar online dengan nilai P<0,001. Pemerintah terkait dapat melakukan seminar online sebagai salah satu cara promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan untuk mempersiapkan masyarakat awam menghadapi new normal. Kata kunci: COVID-19, New Normal, Protokol Kesehatan, Seminar Online Abstract The transmission of COVID-19 can increase if there is a crowd of people, but activities and work must still be carried out to meet needs. The government then issued a new normal policy, which is an adaptation of new habits adaptation of new habits so that people can productive during the COVID-19 pandemic. This study aims to determine the effect of online seminars on general public knowledge. A quasi-experimental design was used. The research sample was selected using a total sampling technique and met the inclusion and exclusion criteria, namely 70 respondents. Univariate analysis showed that the average respondent was 31.40 years old, the majority were female (80.4%), moslem (98.6%), the last education was college (85.7%), students and not working (64.3%), and had a high level of knowledge. a good start regarding health protocol policies in the new normal (84.3%). before attending online seminars. Bivariate analysis with the Wilcoxon test showed that there was a significant increase in knowledge about health protocol policies in the new normal before and after attending the online seminar with a P value <0.001. The relevant government can conduct online seminars as a way of promoting health in increasing knowledge to prepare ordinary people for the new normal. Keywords: Covid-19, New Normal, Health Protocol, Online Seminar