58 | Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(2), 2017, 58–65 58 Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(2), 2017, 58–65 Tersedia online di http://journal2.um.ac.id/index.php/jkbk ISSN 2503-3417 (online) ISSN 2548-4311 (cetak) Karakter Ideal Konselor Multibudaya Berdasarkan Nilai Luhur Semar Nora Yuniar Setyaputri Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 76, Kediri, Jawa Timur, Indonesia 64112 E-mail: setyaputrinora@gmail.com Artikel diterima: 13 Mei 2016; direvisi 17 Juni 2017; disetujui 28 Juni 2017 Cara mengutip: Setyaputri, N. Y. (2017). Karakter Ideal Konselor Multibudaya Berdasarkan Nilai Luhur Semar. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(2), 58–65. Diambil dari http://journal2.um.ac.id/index.php/jkbk/article/view/865 Penelitian ini berawal dari pengamatan dan wawancara terhadap kurang lebih 10 mahasiswa kelas transfer di salah satu universitas swasta Kota Kediri yang mayoritas telah menjadi Guru Bimbingan dan Konseling (BK)/Konselor sekolah. Berdasarkan studi pendahuluan tersebut, diketahui bahwa dewasa ini guru BK marak melakukan pelabelan. Pelabelan yang terjadi misalnya konselor menganggap bahwa konseli yang mempunyai tato di tubuhnya bukanlah orang yang suci sehingga Abstract: Nowadays a lot of counselor labeling their counselee which caused counselor’s lack of multicultural insights. Labeling may have a poor impact on the counselor’s decision in selecting counseling intervention strategies. The multicultural insights of counselors must be enhanced by building an ideal character in themselves. This ideal character is concerned with the understanding and behavior of counselors to respond the condition of heterogeneous counselees and how high the curiosity, interest and motivation of counselors to constantly add multicultural insights that they have. The noble values contained within Semar can be attributed to how the ideal character of multicultural counselors. This study aims to explain the ideal character of multicultural counselor taken from the noble value of Semar as well as linking the character with multicultural competence of counselor. This research uses qualitative approach of library research type. The ideal characteristics of multicultural counselors that can be formulated include: (1) religious; (2) neutral; (3) tolerance; (4) sincere; (5) discipline; (6) social care; (7) friendly; (8) fair; (9) honest; (10) supple; (11) democratic; and (12) curiosity. Keywords: semar; ideal character; multicultural counselor Abstrak: Saat ini banyak konselor yang melakukan pelabelan karena kurangnya wawasan multibudaya konselor tersebut. Pelabelan yang dilakukan oleh konselor ini dapat berdampak kurang baik terhadap pemilihan strategi intervensi konselor terhadap konselinya. Wawasan multibudaya yang dimiliki konselor harus ditingkatkan dengan cara membangun karakter yang ideal pada diri mereka. Karakter ideal ini berkaitan dengan pemahaman dan perilaku konselor untuk menyikapi kondisi konseli yang heterogen serta seberapa tinggi rasa ingin tahu, minat maupun motivasi konselor untuk senantiasa menambah wawasan multibudaya yang mereka miliki. Nilai-nilai luhur yang terdapat di dalam diri Semar dapat dikaitkan dengan bagaimana karakter ideal konselor multibudaya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakter ideal konselor multibudaya yang diambil dari nilai luhur Semar serta mengkaitkan karakter tersebut dengan kompetensi multibudaya konselor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe library research. Karakter ideal konselor multibudaya yang dapat dirumuskan antara lain: (1) religius; (2) netral; (3) toleransi; (4) tulus; (5) disiplin; (6) peduli sosial; (7) bersahabat; (8) adil; (9) jujur; (10) luwes; (11) demokratis; dan (12) rasa ingin tahu. Kata kunci: semar; karakter ideal; konselor multibudaya