41 Potensi dan Peran Pesantren .......... ( ) Dian Diniyati, Eva Fauziyah & Budiman Achmad POTENSI DAN PERAN PESANTREN SEBAGAI LEMBAGA PELAKSANA KEGIATAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN (RHL) (Potency and Role of the Moslem Boarding School as an Institution to Execute for Land and Forest Rehabilitation Activity) Oleh/By : Dian Diniyati, Eva Fauziyah & Budiman Achmad Balai Penelitian Kehutanan Ciamis Jl. Raya Ciamis Banjar Km 4 dsn Pamalayan Ciamis Telp. 081546815496 Alamat e-mail dian_diniyati@yahoo.com ABSTRACT Pesantren as the Moslem boarding school is defined as a social community with high contribution in governing santri for their life surround which provides a direction and a guideline to societies. The board's component consist of : lodgings, mosque, santri, classical Islamic book and the kyai as a dominant factor. As the forest and land rehabilitation activities need mass people involved, the charismatic kyai and norms are two energy which can mobiliz people. The Moslem boarding school is usually located in villages surrounding the forest, so that it would be easier to gather and involve local people. That's why the Moslem boarding school is properly playing more actively role in any environmental conservation efforts, such as greening their own lands and surrounding including the privately owned forest which is able to increase their income. For that reason, the role and comparative advantages of the board need to be promoted especially in relation to the rehabilitation. The study was coducted in Luhur Al-wasilah (Garut district, Cibiuk subdistrict, Majasari village) and Cintawana Moeslem school boards (Tasikmalaya district, Tanjungjaya subdistrict, Cilolohan village) during May to December 2007. Data were collected by interviewing 2 kyais, 6 the board officers and 29 students supported by questionairy and then discriptively analyzed. The result showed that the boards have been actively involved in the forestry activities such as building the nursery and facilitating the network between farmers, privates and goverment sectors. The comparative advantages of the boards comprises of job networking, human resources, social, demography and economics aspecs. Keywords : Moslem boarding school, santri, forest and land rehabilitation, norms, comparative advantages ABSTRAK Pesantren merupakan suatu komunitas sosial yang cukup dominan dalam mengatur tata kehidupan masyarakatnya dalam menghadapi kehidupan sehingga dapat memberikan arahan dan pedoman. Komponen pesantren terdiri dari: pondok, mesjid, satri, kitab Islam klasik, dan faktor dominan adalah Kyai. Kyai yang kharismatik serta adanya norma merupakan suatu kekuatan yang menonjol di pesantren, yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan RHL. Apalagi kegiatan RHL diutamakan adalah massa yang banyak untuk melaksanakan gerakan rehabilitasi hutan dan lahan, salah satunya hutan rakyat. Lokasi pesantren umumnya berada di pedesaan sekitar hutan, sehingga dapat memberdayakan masyarakat sekitarnya. Hal tersebut menjadi dasar melibatkan pesantren agar berperan aktif dalam upaya pelestarian dan pemeliharaan lingkungan seperti menanami lahan yang dimilikinya untuk menghijaukan wilayah sekitarnya, sekaligus bisa memperoleh pendapatan dari kayunya. Maka perlu diuraikan peranan serta keunggulan komparatif yang dimiliki pesantren dalam kegiatan RHL. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di Pesantren Luhur Al-wasilah (Kabupaten Garut, Kecamatan Cibiuk Desa Majasari) serta Pesantren Cintawana (Kabupaten Tasikmalaya Kecamatan Tanjungjaya Desa Cilolohan) dilaksanakan bulan Mei Desember 2007. Unit Analisisnya adalah pondok