Tiurniari Purba JURNAL AKUNTANSI BARELANG Vol.4 No. 1 Tahun 2019 Hal. 132 PENGARUH KEMASAN DAN DURABILITY MAKANAN RINGAN BUATAN MALAYSIA TERHADAP ETNOSENTRISME KONSUMEN DI BATAM Tiurniari Purba Dosen Universitas Putera Batam email : tiurniari@gmail.com ABSTRACT This study aims to determine the effect of variable packaging and durability on consumer ethnocentrism in Batam, both partially and simultaneously. The background of this research is due to the rise of types of snack products made in Malaysia circulating in every type of retail in Batam, and very well-selling. This research will be analyzed quantitatively with a research tool using a questionnaire. The results of the questionnaire will be processed with the help of SPSS statistical software. As for what will be tested is the multiple regression test. Regression test results showed that the packaging had no effect on consumer ethnocentrism in Batam. While the durability variable shows a significant influence on consumer ethnocentrism. Simultaneously the F test shows that both packaging and durability affect ethnocentrism. While the determination coefficient test results indicate that the determination test output for the R Square value of 0.817 means that the magnitude of the contribution or contribution of the X1 and X2 variables of 82% to the Y variable and the rest of 18% is the influence of other variables not mentioned in this study. Keywords: Packeging, Durability, Etnosentrisme, Snack PENDAHULUAN Di negara maju, cara pandang etnosentris pada warganya adalah hal yang sangat biasa dan bagian dari budaya mereka, hal inilah salah satu faktor yang membuat penduduk negara berkembang secara tidak sadar ikut-ikutan mengagumi dan membanggakan apa yang dimiliki oleh negara maju dibanding produk lokal dinegaranya sendiri. Etnosentrisme adalah pandangan terhadap sesuatu dimana kelompok sendiri sebagai pusat dari segala sesuatu dan semua yang lain diukur dan dipandang dengan rujukan kelompoknya, setiap kelompok memupuk kebanggaan dan kesombongannya sendiri, membanggakan dirinya superior, mengagungkan Tuhan mereka sendiri dan melihat dengan memandang rendah kelompok luar yang lainnya (Simmonds, Woods, & Spence, 2018). Cara pandang ini oleh para produsen dimanfaatkan untuk mempengaruhi konsumen sehingga ada yang namanya etnosentris konsumen. Etnosentrisme konsumen didefinisikan sebagai kepercayaan yang dianut oleh konsumen mengenai kesesuaian dan moralitas dalam membeli produk buatan luar negeri (Shimp dan Sharma dalam Wei, 2008). Banyak aspek yang memicu konsumen di negara berkembang menjadi sangat tergila- gila dengan produk luar negeri, seperti halnya penduduk Indonesia yang sangat mengagumi produk buatan luar negeri. Salah satunya adalah aspek teknologi, kemajuan teknologi produk- produk negara maju menjadi sangat mengagumkan bagi negara berkembang karena tidak menemukan teknologi yang sama di negaranya sendiri. Teknologi ini menjadi daya tarik bagi produsen dan menggunakannya untuk mempengaruhi selera dan minat beli konsumen di berbagai negara. Terutama dari unnsur produk dan kemasan. Begitu menarik dan penuh dengan nilai keindahan. Bahkan teknologi ini bisa dijadikan pihak produsen menjadi bagian dari gaya hidup komsumen dengan salah satu unsurnya yaitu fashion. Di Batam, keberadaan produk buatan negara asing atau luar negeri ini didominasi oleh produk Malaysia, Singapura dan sebagian kecil China. Produk dari tiga negara ini tersedia di e-ISSN 2580-5118 p-ISSN 2548-1827