PEMERTAHANAN BAHASA KAYUAGUNG DIALEK PEMATANG PANGGANG MASYARAKAT DESA MAKARTI MULYA KECAMATAN MESUJI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Erwin Sawitri SMK Al Hikmah Makarti Mulya, Kec. Mesuji, Kab OKI. erwin.sawitri193@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pemertahanan bahasa Kayuagung Dialek Pematang Panggang Masyarakat Desa Makarti Mulya Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir dan faktor penghambat pemertahanan bahasa Kayuagung Dialek Pematang Panggang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan rekam. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam tiga ranah bahasa Kayuagung Dialek Pematang Panggang dapat bertahan dan tiga ranah yang lain bahasa Kayuagung Dialek Pematang Panggang tidak mampu bertahan. Kedua, faktor penghambat pemertahanan bahasa Kayuagung dialek Pematang Panggang, yaitu (1) faktor kedwibahasaan, (2) faktor pernikahan antara etnis yang berbeda, (3) faktor pendidkan yang menambah khasanah masyarakat dan (4) faktor mayoritas Jawa menggerus kebudayaan dan adat-istiadat Kayuagung. Kata Kunci: Pemertahana Bahasa, bahasa Kayuagung dialek Pematang Panggang Abstract This study aims to describe the level of language maintenance Kayuagung Dialek Pematang Panggang Masyarakat Desa Makarti Mulya Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir and inhibiting factors of language retention in Kayuagung Pematang Panggang dialect. The study used a qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews, questionnaires and records. The results showed that in three domains of language Kayuagung dialect Pematang Panggang can survive and the other three language domains Kayuagung Pematang Panggang dialect unable to hold on. Second, language retention inhibiting factors in Kayuagung Pematang Panggang dialect, that is (1) the bilingual factor, (2) the factor of marriage between different ethnicities, (3) educational factors that add to the repertoire of society, and (4) the majority of Javanese actors eroded the Kayuagung culture and customs I. PENDAHULUAN a. Latar Belakang Masalah Peran bahasa Kayuagung dialek Pematang Panggang sebagai bahasa pengantar pada perlahan-lahan mulai digantikan oleh bahasa Jawa ataupun bahasa Indonesia. Berdasarkan pengamatan, pada masyarakat Desa makarti Mulya terlihat adanya perubahan sikap terhadap bahasa Kayuagung Dilaek Pematang Panggang. Banyak Masyarakat yang engan mengajarkan anak-anaknya dengan bahasa Kayuagung dialek Pematang Panggang, banyak masyarakat penutur bahasa Kayuagung dialek Pematang Panggang di Desa Makarti Mulya menggunakan bahasa Jawa ataupun bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari ketika beriteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak keluarga muda di daerah pedesaan memutuskan untuk menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama bagi anak-anak mereka. Hal ini biasanya terjadi pada keluarga-keluarga dengan latar belakang pendidikan tinggi dan sosial