JURNAL ILMU MANAJEMEN UNIVERSITAS TADULAKO Vol. 3, No. 2, Mei 2017, 169-178 ISSN : 2443-3578 (On Line)/ISSN : 2443-1850 (Print) 169 PENGARUH KEPEMILIKAN SAHAM MANAJERIAL DAN INSTITUSIONAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI PERUSAHAAN NON KEUANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA) LIDYA AVINDA TAMALAGI MOH. NOVAL CICI RIANTY K.BIDIN Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Tadulako Email: Lidyaavinda@gmail.com ABSTRACT This study aims to study Managerial and Institutional Ownership of Value of Non-Financial Companies listed on the Stock Exchange. The independent variables consist of Managerial Share Ownership (X1) and Institutional Share (X2), as well as several control variables namely Debt, Size and Age. Dependent variable is Company Value (Y), using Tobins'Q ratio. The research sample is 110 companies with purposive sampling sampling technique. Multiple regression data analysis process. The results showed that share ownership positively and insignificantly to the control variables. The result of managerial-related imposition on a significant corporate value of 0.368%. and Institutional Share Ownership has a positive and insignificant relationship to the company with the controls, variables and companies used as control variables. The test results showed that the significant value of 0.378. Keywords: Managerial, Institutional, Company Value. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemilikan Saham Manajerial dan Institusional terhadap Nilai Perusahaan Non Keuangan yang terdaftar di BEI. Variabel independen terdiri dari Kepemilikan Saham Manajerial (X1) dan Saham Institusional (X2), serta beberapa variabel kontrol yaitu Hutang, Ukuran dan Umur. Variabel dependen adalah Nilai Perusahaan (Y), diukur menggunakan rasio Tobins’Q. Sampel penelitian sebanyak 110 perusahaan ditentukan dengan tehnik penarikan sampel purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepemilikan Saham Manajerial pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dengan mengendalikan hutang, ukuran dan umur perusahaan yang bertindak sebagai variabel kontrol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh kepemilikan saham manajerial terhadap nilai perusahaan memiliki nilai signifikan sebesar 0.368%. dan Kepemilikan Saham Institusional memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dengan mengendalikan hutang, ukuran dan umur perusahaan yang bertindak sebagai variabel kontrol. Hasil pegujian menunjukan bahwa nilai signifikan sebesar 0.378. Kata Kunci: Manajerial, Institusional, Nilai Perusahaan 1. PENDAHULUAN Tujuan perusahaan adalah untuk meningkatkan nilai yang tercermin pada pergerakan harga saham yang positif. Semakin tinggi harga saham semakin baik kinerja perusahaan. Organisasi perusahaan modern biasanya ditandai oleh pemisahan antara pemilik dan pengelola. Pemilik dinamakan prinsipal dan pengelola dinamakan agen, dalam meningkatkan nilai perusahaan pemegang saham selaku prinsipal mempercayakan pengelolaan perusahaan kepada manajer profesional selaku agen dengan harapan manajer akan bekerja semaksimal mungkin untuk meningkatkan nilai perusahaan atau mensejahterakan pemegang saham. Namun, pembagian keuntungan kerap kali menjadi pemicu terjadinya konflik antara pemegang saham dan manajer perusahaan. Manajer selalu memiliki kepentingan yang bertentangan dengan principal, dimana tunjangan jabatan dan kekuasaan menjadi penyebab utama terjadinya konflik ini bahkan hingga mengorbankan kepentingan pemegang saham.