1 PENGUKURAN EFISIENSI BANK BUMN DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS Bayu Sulistyono bay.sulistyono@gmail.com Magister Manajemen, Universitas Mercubuana Jakarta, Indonesia Abstrak Dalam suatu organisasi, kinerja merupakan kemampuan yang dimiliki dalam menerapkan strategi secara efektif untuk memastikan semua tujuan yang ingin dicapai dapat diwujudkan. Penelitian ini menganalisis efisiensi pada Bank BUMN di Indonesia pada tahun 2006, 2007 dan 2013 dan hubungannya dengan krisis Subprime Mortage di Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan metode Data Envelopment Analysis. Input yang digunakan adalah jumlah karyawan, jumlah simpanan, jumlah cabang, dan jumlah biaya. Sedangkan untuk output menggunakan jumlah kredit dan jumlah pendapatan. Dari penelitian didapatkan hasil bahwa 5 DMU efisien dan 4 DMU inefisien. Dari 4 DMU inefisien tersebut 3 adalah kinerja masing-masing bank pada tahun 2007. Keywords: Efficiency, Data Envelopment Analysis, Bank BUMN, Operasional, Keuangan 1. PENDAHULUAN Dalam suatu organisasi, kinerja merupakan kemampuan yang dimiliki dalam menerapkan strategi secara efektif untuk memastikan semua tujuan yang ingin dicapai dapat diwujudkan. Untuk mengetahui apakah suatu perusahaan atau organisasi sudah menjalankan aktivitasnya dengan benar dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan, perlu dilakukan pengukuran kinerja. Dengan diketahuinya nilai kinerja, suatu organisasi dapat mengetahui bagaimana kinerja mereka jika dibandingkan dengan target sehingga dapat melakukan perbaikan. Salah satu kriteria ukuran kinerja adalah efisiensi atau produktivitas yang mengevaluasi hubungan antara input dan output (Fathi, dkk, 2005). Seperti kita ketahui, bahwa ukuran kinerja pada industry perbankan hanya dilihat melalui ukuran rasio finansial. Menurut Hidayati (2005) jika hanya memperhatikan ukuran rasio finansial tentunya hasil yang diperoleh hanya akan