Lanskap Perkebunan Tembakau Kebonarum dan Gayamprit Kabupaten Klaten; 136 (Galih Sekar Jati Nagari) LANSKAP PERKEBUNAN TEMBAKAU KEBONARUM DAN GAYAMPRIT KABUPATEN KLATEN LANDSCAPE OF TOBACCO PLANTATIONS AT KEBONARUM AND GAYAMPRIT, KLATEN REGENCY Galih Sekar Jati Nagari Mahasiswa S2 Ilmu Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada galih.nagari@gmail.com ABSTRACT Klaten is a region in Surakarta residency in 18-20th century during Colonial era. It held an important role in the economy of Surakarta region during that period. Klaten became area with the highest plantation productivity in Surakarta. Several plantation companies were established in Klaten, including sugar industries, indigo plantations, and tobacco plantations. Today, several plantation infrastructures can be observed, and its historical background can be traced well, but researches about Klaten Colonial industries are seldom. There are operating tobacco plantations in Klaten Regency, located in Kebonarum and Gayamprit. Plantation area in Kebonarum and Gayamprit is used as research material. Survey and historical approach are used in this research. This project aims to explore the important role of Colonial plantations in rural societies, through archaeological environment phenomenon and its history. The existence of plantations in Klaten rural areas was able to offer social change to the societies in Colonial era. Keywords: Landscape, Plantation, Tobacco, Colonial, Klaten. ABSTRAK Klaten merupakan sebuah kabupaten di bawah Karesidenan Surakarta pada Abad XVIII- XX Masehi. Ia memegang peran penting dalam perekonomian di wilayah Surakarta pada masa Kolonial, dikarenakan menjadi salah satu daerah dengan hasil perkebunan yang besar pada masa tersebut. Beberapa perusahaan perkebunan pernah didirikan di Klaten, antara lain industri gula, perkebunan indigo, dan perkebunan tembakau. Hingga kini masih terdapat sarana-prasarana perkebunan dan masih dapat ditelusuri dengan baik sejarahnya, namun jarang diteliti. Salah satu area perkebunan di Klaten terdapat di wilayah Kebonarum dan Gayamprit, yang saat ini merupakan wilayah setingkat kecamatan dan desa. Perkebunan di area Kebonarum dan Gayamprit hingga kini masih beroperasi dan dijadikan bahan penelitian. Penelitian ini dilakukan di kedua wilayah tersebut melalui survey dan kajian sejarah. Gambaran lingkungan dan sejarahnya digunakan untuk menelusuri peran penting perkebunan terhadap masyarakat pedesaan pada masa lalu. Adanya perkebunan di wilayah pedesaan mampu memberikan perubahan sosial terhadap masyarakatnya. Kata kunci: Lanskap, Perkebunan, Tembakau, Kolonial, Klaten. Tanggal Masuk : 04 April 2018 Tanggal Diterima : 07 Januari 2019