34 Vol. 1 No. 1 April 2018, Hal. 34-41 Jurnal Pendidikan Berkarakter ISSN 2615-1421 | FKIP UM Mataram ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI POLA BARISAN BILANGAN Tri Mulyaningsih 1 , Novisita Ratu 2 1 Pendidikan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana, 202014082@student.uksw.edu 2 Pendidikan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana, novisita.ratu@staff.uksw.edu INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 01-03-2018 Disetujui: 20-03-2018 Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika pada materi pola barisan bilangan. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Salatiga tahun pelajaran 2017/2018 yang memiliki kemampuan matematika tinggi. Pengumpulan data menggunakan teknik tes, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah semua subjek mampu memperlihatkan kemampuan berpikir kreatif dengan tingkatan yang berbeda-beda yaitu satu subjek memperlihatkan TKBK 4, satu subjek memperlihatkan TKBK 3 dan satu subjek memperlihatkan TKBK 1. Abstract: This research is a qualitative descriptive research,that aims to determine the ability of creative thinking students of junior high school in solving mathematical problems in the matter of pattern of sequence numbers. Subjects in this study consist of three students of (eight grade of junior high school 3 Salatiga) VIII SMP Negeri 3 Salatiga in the academic year 2017/2018 who have high mathematical ability. Data collection using test techniques, and interview guidelines. Data analysis used data reduction, data presentation and conclusion. The results of those studies are all subjects are able to show the ability of creative thinking in different levels of one subject showed TKBK 4, one subject showed TKBK 3 and one subject showed TKBK 1. Kata Kunci: Kemampuan berpikir Kreatif, Pola barisan bilangan —————————— —————————— A. LATAR BELAKANG Matematika memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan berpikir, berargumentasi, memberikan kontribusi dalam penyelesaian masalah sehari-hari dan potensi tersebut dapat terwujud bila pembelajaran matematika menekankan pada aspek peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang mengharuskan siswa memanipulasi informasi serta ide-ide dalam cara tertentu yang memberikan mereka pengertian dan implikasi baru (Noer, 2009). Kemampuan berpikir tingkat tinggi salah satunya adalah berpikir kreatif. Hal ini sesuai dengan pernyataan dari King, Goodson, & Rohani (2009) Higher order thinking skills include critical, logical, reflective, metacognitive, and creative thinking”. Artinya bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills) mencakup berpikir kritis, logis, kreatif, reflektif, dan metakognitif. Berpikir kreatif yaitu berpikir yang memberikan perspektif baru atau menangkap peluang baru sehingga memunculkan ide-ide baru yang belum pernah ada (Ismienar, Andrianti, & A., 2009). Selaras dengan hal tersebut, berpikir kreatif menurut Yusmanida (2014) adalah kemampuan untuk melihat bermacam-macam jawaban terhadap satu soal. Dari pendapat tersebut, diketahui bahwa semakin banyak cara penyelesaian dari suatu masalah maka semakin kreatiflah seseorang dengan catatan jawaban yang dihasilkan masih sesuai dengan soal yang diberikan. Jadi kuantitas jawaban dan kualitas cara penyelesaian, menentukan seseorang dikatakan kreatif. Kemampuan berpikir kreatif sangat dibutuhkan dalam perkembangan teknologi dan pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran matematika. Hal ini ditunjukkan dari pendapat Suherman, et al., (2003) yang menyebutkan bahwa pembentukan sikap pola berpikir kritis dan kreatif merupakan hal terpenting dari tujuan pembelajaran matematika (Ardiansyah, 2015). Tujuan pembelajaran matematika berdasarkan Depdiknas (2006) adalah dengan melalui pembelajaran matematika, siswa diharapkan memiliki kemampuan logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif, serta memiliki kemampuan bekerja sama (BSNP, 2006). Sehingga kemampuan berpikir kreatif matematis harus dimiliki setiap individu. Melalui kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran matematika memudahkan siswa untuk memecahkan suatu masalah matematika. Hal ini sesuai dengan pendapat Maulida (2015) yang menyatakan bahwa kemampuan berpikir kreatif harus dimiliki oleh siswa dalam menghadapi persoalan matematika bahkan juga diperlukan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Sejalan dengan hal tersebut, Munandar (2009) juga menjawab pentingnya kemampuan berpikir kreatif, dalam diri siswa yaitu: (1)