Buletin Anatomi dan Fisiologi Vol. XVIII, No. 1, Maret 2010 49 Perkecambahan Biji dan Pertumbuhan Semai Tanaman Jarak Pagar (Jatropha Curcas L.) Erma Prihastanti* *Laboratorium Biologi Struktur dan Fungsi Tumbuhan, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedharto, Kampus Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang Abstract The physics nut ( Jatropha Curcas L.) is an economic crop which widely cultivated in the tropics. This plant productivity is very depended from some factors like genetic, cultivation and environmental. One important step in supporting of good physics nut cultivation is in seedling phase that is ready of good quality seed will very determine on efficacy. This research was carried out to investigate the germination of seed and growth of physics nut seedling. The research consists of two experiments with purposes: 1. to investigate the percentage of germination of physics nut seed from Lampung and Mataram on different media; 2. to investigate the seedling growth of physics nut on different of media and percentage of light shading during two months. The result showed that seed from Mataram have higher percentage of germination ( 61-65 %) than from Lampung ( 25 - 39%). The physics nut seedling which is planted on media mixture beetwen soil and fertilize cage 1:1 and light shading of 40% yielding the quality of best growth Key Words : Jatropha curcas L, seed germination, plant media, percentage of light shading Abstrak Tanaman jarak pagar (Jatropha Curcas L.) merupakan tanaman bernilai ekonomis yang banyak dibudidayakan di negara-negara tropik. Produktivitas tanaman ini sangat dipengaruhi beberapa faktor seperti sifat genetik, budidaya dan lingkungan. Salah satu langkah penting pada budidaya jarak adalah pada pembibitan dimana kualitas benih sangat menentukan keberhasilannya. Penelitian ini bertujuan mengkaji perkecambahan dan pertumbuhan biji jarak. Penelitian terbagi menjadi dua tahap: 1. mengkaji persentase perkecambahan yang berasal dari Lampung dan Mataram pada media yang berbeda, 2. mengkaji pertumbuhan bibit jarak pada media dan tingkat naungan yang berbeda selama dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji jarak yang berasal dari Mataram mempunyai persentase perkecambahan yang lebih tinggi ( 61-65 %) daripada biji dari Lampung ( 25 - 39%). Pertumbuhan bibit jarak pagar terbaik dicapai pada campuran media tanah dan kompos 1:1 dengan tingkat naungan 40%. Kata Kunci : Jatropha curcas L, perkecambahan biji, media tanam, persentase naungan PENDAHULUAN Sejak terjadinya krisis minyak pada tahun 1970 an dan berkurangnya cadangan minyak dunia, minyak dari tumbuh-tumbuhan mulai dilirik menjadi salah satu alternatif pengganti cadangan minyak (Henning 2000; Pratt et al. 2002). Diantara berbagai tumbuhan yang banyak mendapat perhatian adalah tanaman jarak pagar. Minyak biji jarak mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi sehingga dimungkinkan menjadi komoditas ekspor. Kegunaan lain dari tanaman jarak pagar sebagai sumber nutrisi tanaman (RF, 1998: Makkar et al. 2001) maupun pakan ternak (Makkar et al. 2001). Secara tradisional biji