Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan Available online http:// jstl.unram.ac.id ISSN :2477-0329, e-ISSN : 2477-0310 Terakreditasi Kemenristek-DIKTI SINTA 4 Nomor: 28/E/KPT/2019 Vol. 6 No.1 pp: 50-60 Juni 2020 DOI https://doi.org/10.29303/jstl.v6i1.149 Research Articles Karakteristik Marshall pada Campuran Aspal Dingin dengan Asbuton Akibat Dari Penggunaan Aditif Wetfix-BE Marshall Characteristics of Cold Asphalt Mixtures with Asbuton Due to the Use of Wetfix-BE Additives I Gede Mardawa 1* , Ervina Ahyudanari 2 , Suryawan Murtiadi 1 1 Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram 2 Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya *corresponding author, email: gmardawa@yahoo.com Manuscript received: 24-04-2020. Accepted: 29-05-2020 ABSTRAK Provinsi Nusa Tenggara Barat terdiri dari dua pulau utama yaitu Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Kondisi ruas Jalan Kabupaten di Pulau Lombok, terutama jalan pedesaan, banyak mengalami kerusakan akibat kurangnya pemeliharaan rutin. Jenis kerusakan yang terjadi adalah retakan, lubang kecil, dan bahkan kubangan besar yang membahayakan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan campuran material baru guna memperoleh metode perbaikan yang mudah dan cepat tanpa mengurangi mutu dan umur rencana jalan. Selama ini perbaikan dengan CAD (campuran aspal dingin) membutuhkan waktu pemeraman selama 3x24 jam untuk mencapai kualitas standar material dengan karakteristik Marshall sesuai Spesifikasi Bina Marga 2010. Penelitian ini mengkombinasi CAD dengan menggunakan BP (bahan peremaja) dan aditif Wetfix-BE untuk mendapatkan hasil optimal tanpa proses pemeraman. BP yang dipakai adalah campuran aspal, kerosene, dan bunker oil diaduk dalam mesin pencampur menjadi satu kesatuan. Hasil penelitian menunjukkan kadar optimum campuran adalah 0.3% aditif wetfix-be, 4.50% BP dalam CAD dengan 25% proporsi asbuton. Pada uji kelelahan (fatique) dengan beban berulang (cyclic loading) 100 kPa didapatkan hasil campuran perkerasan tersebut mampu dilewati truk bermuatan penuh secara berulang sebanyak 7731 kali. Kesimpulannya, kombinasi campuran ini mampu mempercepat waktu pengikatan aspal dengan pembuatan briket sesuai Spesifikasi Bina Marga 2010 tanpa melalui proses pemeraman yang lama. Kata kunci: spesifikasi bina marga; kerusakan jalan; kelelahan; beban berulang ABSTRACT West Nusa Tenggara Province consists of two main islands namely Lombok and Sumbawa. Regency Roads on Lombok Island, especially rural roads, has been severely damaged due to lack of routine maintenance. The types of damage that occur are cracks, small holes, and even large pools that endanger road users. This study aims to obtain a mixture of new materials in order to obtain an easy and fast repair method without reducing the quality during its intended life. In the meantime, repairing with CAD (cold asphalt mixture) requires curing time of 3x24 hours to achieve standard material quality with Marshall Characteristics according to the 2010 Bina Marga Specifications. This study combines