JE-Unisla , Vol 4 No 1 Maret 2019 | 228 Rancang Bangun Sistem Deteksi Kebakaran Gedung di Universitas Islam Lamongan Berbasis Mikrokontroller Menggunakan Radio Frekuensi Affan Bachri *) Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Islam Lamongan e-mail : avanbe@gmail.com ABSTRAK Proses datangnya kebakaran selalu tanpa dapat diperkirakan dan diprediksi terlebih dahulu. Kapan datangnya, apa penyebabnya, tingkat cakupannya serta seberapa besar dampak yang ditimbulkannya, adalah hal-hal yang tidak bisa diperkirakan oleh kemampuan manusia. Perancangan sistem pengamanan kebakaran yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penghuni di gedung.analisa yang dilakukan adalah dengan mengukur dan mendata suhu serta melakukan serangkaian beberapa percobaan. Suhu dilengkapi dengan satuan celcius (C) dan asap menggunakan satuan PPM (part per million). Dengan cara kerja, sensor asap dan suhu akan mendeteksi secara sendiri dan bekerja dengan baik. Dan Hal ini untuk menghindari adanya kesalahan yang diakibatkan kenaikan suhu akibat sinar matahari ataupun asap akibat rokok. Jika Sensor suhu LM35 mencapai 40 C maka suhu akan mendeteksi dan buzzer akan berbunyi led akan menyalah Dan LCD 2x16 akan menampilkan “AWAS ADA ASAP”. Jika Asap mencapai dari 600 ke atas sensor asap akan mendeteksi dan buzzer akan berbunyi, lampu led akan menyala lalu di LCD 2x16 akan menampilkan “AWAS ADA KEBAKARAN”. Kata kunci: Detektor Asap, Lm35, Radio Frekuensi, Mikrokontroller Atmega328. PENDAHULUAN Akhir-akhir ini sering terjadi kebakaran yang disebabkan oleh beberapa faktor termasuk kelalaian manusia (human error) dalam menggunakan alat-alat elektronik yang berbahaya yang bisa menimbulkan kebakaran, ataupun adanya hubungan singkat dari jaringan listrik yang ada dalam gedung atau bangunan yang akhirnya akan menimbulkan percikan api, dan beberapa faktor yang lainnya. Proses datangnya kebakaran selalu tanpa dapat diperkirakan dan diprediksi terlebih dahulu. Kapan datangnya, apa penyebabnya, tingkat cakupannya serta seberapa besar dampak yang ditimbulkannya, adalah hal-hal yang tidak bisa diperkirakan oleh kemampuan manusia. Teknologi yang ada hanya dapat membantu memberi peringatan dini, tetapi mempunyai kemampuan yang sangat terbatas untuk memberi waktu persiapan danpertolongan dalam menghadapi bahayanya.kembangkan menggunakan modul radio frekuensi (RF) sebagai mengirim data ke alarm kebakaran, dan dapat digunakan untuk mengontrol beberapa ruangan dengan satu mikrokontroller, dapat disimpulkan pembuatan alat pendeteksi kebakaran membutuhkan biaya lebih murah. Serta dapat memonitoring suhu ruangan dan instensitas asap dan menggunakan battrey sebagai catu daya cadangan saat terjadi pemadaman listrik. METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian Dalam penelitian ini metode yang digunakan meliputi perancangan rangkaian elektrik, sistematis, agar diperoleh data dan informasi yang akurat. Mulai dari pengumpulan data, perancangan, pembuatan alat, pengujian, hingga analisis hasil sistem. Gambar 3.1 menunjukkan blok diagram perancangan alat