Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia Vol. 8 No.1 Maret 2020 ISSN: 2337-6007 (online); 2337-585X (Printed) 6 Resti Sintya Ervina 1 , Tris Eryando 2 , Artha Prabawa 3 1 Departemen Biostatistik dan Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat,Program Studi Informatika Kesehatan, universitas Indonesia, gedung A lantai 2 Kampus uI Depok 16424, Indonesia Email: 1 resti.sintya.ervina@gmail.com 2 Departemen Biostatistik dan Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat, universitas Indonesia, gedung A lantai 2 Kampus uI Depok 16424, Indonesia Email: 2 tris.eryando@gmail.com, dr.arthaprabawa@gmail.com abstract Lack of physical activity is one of the ten main risk factors for death. Moreover, people who are not physically active will burden the community through rising medical care costs and the loss of productivity concerned (WHO, 2018). Nowadays, the phenomenon of low physical activity also occurs in Indonesia. It turned out that something similar happened among Ministry of Health employees who were supposed to be the pioneers in carrying out physical activities. Studying such conditions, this research will propose a mobile android based application model. The purpose of this study is that Ministry of Health employees are motivated to participate in ftness measurement and then become active in physical activity. The system development method used is prototyping. The results of this study are in the form of a physical ftness measurement information system Ministry of Health which contains physical examination information, ftness measurements using the rockport method and Sports Medicine Specialist Doctors examination. Keywords: Physical ftness, design, information systems, prototyping Abstrak Kurangnya aktivitas fsik merupakan salah satu dari sepuluh faktor risiko utama kematian. Terlebih lagi, orang yang tidak aktif secara fsik akan membebani masyarakat melalui biaya perawatan medis yang terus meningkat serta hilangnya produktivitas yang bersangkutan. Dewasa ini, fenomena kegiatan aktivitas fsik yang rendah juga terjadi di Indonesia. Ternyata hal serupa terjadi pula di kalangan pegawai Kementerian Kesehatan yang seharusnya menjadi pelopor pelaksanaan aktivitas fsik. Mempelajari kondisi demikian maka penelitian ini akan mengusulkan suatu model aplikasi berbasis mobile android. Tujuan dari penelitian ini agar pegawai Kementerian Kesehatan termotivasi untuk berpartisipasi pada pengukuran kebugaran dan selanjutnya menjadi aktif melakukan aktivitas fsik. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototyping. Hasil penelitian ini berupa rancangan sistem informasi pengukuran kebugaran jasmani Kementerian Kesehatan yang berisi informasi pemeriksaan fsik, pengukuran kebugaran menggunakan metode rockport dan pemeriksaan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga. Kata Kunci: Kebugaran jasmani, perancangan, sistem informasi, prototyping 6 PENDAHULUAN Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 80 menyatakan bahwa upaya kesehatan olahraga ditujukan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani masyarakat. Peningkatan derajat kesehatan dan kebugaran jasmani masyarakat merupakan upaya dasar dalam meningkatkan prestasi belajar, kerja dan olahraga. Upaya kesehatan olahraga dilaksanakan melalui aktiftas fsik, latihan fsik dan/atau olahraga. Kesehatan didefnisikan sebagai keadaan sejahtera jasmani, mental, sosial dan spiritual kesejahteraan dan bukan hanya tidak adanya penyakit maupun kecacatan (WHO, 2001). Aktivitas fisik didefinisikan sebagai gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang membutuhkan pengeluaran energi, termasuk kegiatan yang dilakukan saat bekerja, bermain, melakukan pekerjaan rumah tangga, bepergian, 3HUDQFDQJDQ 6LVWHP ,QIRUPDVL 3HQJXNXUDQ .HEXJDUDQ -DVPDQL (%XJDU .HPHQWHULDQ .HVHKDWDQ 5,