Journal Industrial Servicess Vol.6 No.2, Maret 2021 99 Analisa Optimalisasi Keuntungan dengan Integer Linear Programming dan Metode Branch and Bound pada Toko Bunga QuinnaStory Zuserain Ayunda 1* , Winarno Winarno 2 , Billy Nugraha 3 , Ade Momon 4 1,2,3,4 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang, Jl. HS. Ronggo Waluyo, PuseurJaya, TelukJambe Timur, Kabupaten Karawanf, Jawa Barat. 4136. E-mail : zuserainayunda13@gmail.com ARTICLE INFO ABSTRACT Received: xxx Revision: xxx Accepted: xxx QuinnaStory Flower Shop produces flower buckets with 2 types of sizes, namely small flower buckets and large flower buckets. With current problems in the form of limited resources, lack of automatic cutting machines, manpower and optimization of production planning. This study aims to determine how to solve the search for maximum profit from production. The optimal solution based on the problem at QuinnaStory Flower Shop can be solved by integer linear programming approach. The method used in this research is the simplex method to look for maximum benefits. The results obtained required the production of 36 small flower buckets and 31.5 large flower buckets to obtain a maximum profit of Rp. 2,790,000, - However, the results of product production / day are still in decimal form. Therefore, it is continued with the branch and bound method to find non-decimal results. The result of the settlement is required to produce 36 small flower buckets and 31 large flower buckets / day to get a maximum profit of IDR 2,764,000. Keywords: Keywords-1 Integer Linear Programming Keywords-2 Branch and Bound Keywords-3 Software Lingo 1. INTRODUCTION/ PENDAHULUAN Persaingan dalam dunia bisnis semakin ketat dikarenakan bertambahnya para pelaku bisnis yang semakin banyak. Dalam kondisi ini menyebabkan banyak pelaku bisnis yang berlomba menjadi paling terdepan dalam bidangnya. Pelaku bisnis setidaknya harus bisa mengelola sumber daya yang digunakan selama proses produksi secara benar. Hal ini yang bertujuan untuk bisa memperoleh hasil produksi secara optimal [1]. Produksi berfungsi untuk mendeskripsikan kaitan antara input (bahan baku) hingga output berupa barang atau jasa. Fungsi dari produksi juga menunjukkan seberapa banyak jumlah maksimum pada output [2]. Salah satu pelaku bisnis yang masih kurang dalam mengelola sumber daya dengan baik dan benar adalah Toko Bunga QuinnaStory yang berolaksi di Kecamatan Klari, Kabupaten Kawarang. Toko tersebut memproduksi bucket bunga dengan 2 jenis ukuran yaitu bucket bunga kecil dan bucket bunga besar. Keterbatasan sumber daya pada Toko QuinnaStory berupa kurangnya mesin pemotong otomatis, tenaga kerja dan optimasi perencanaan produksi. Hal ini terlihat masih menggunakan asumsi dalam menentukan jumlah produksi/harinya. Selain itu keterbatasan sumber daya berupa mesin dan tenaga kerja sehingga untuk mencapai keuntungan masih kurang maksimal. Penyelesaian optimal berdasarkan masalah di atas bisa dikembangkan dengan salah satu cara yaitu linear programming (program linier). Pemrograman linier adalah metode matematika pada pengalokasian sumber daya dalam jumlah terbatas. Hal ini untuk meperoleh atau mencapai tujuan yaitu memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan biaya [3]. Linear programming telah diterapkan dalam berbagai bidang dengan permasalahan yang berbeda-beda, salah satunya masalah maksimasi [4]. Metode grafik, simpleks, metode cutting plane serta metode branch and bound yang dapat menjadi solusi pengoptimalan dalam linear programming problem [5]. Available online at: http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jiss Industrial Engineering Advance Research & Application