JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA
Volume 5, Nomor 3, Juli 2021, Page 806-812
ISSN 2614-5278 (media cetak), ISSN 2548-8368 (media online)
Available Online at https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib
DOI 10.30865/mib.v5i3.3019
Muhammad Fadlan, Copyright ©2021, MIB, Page 806
Submitted: 27/05/2021; Accepted: 13/06/2021; Published: 31/07/2021
Perpaduan Algoritma Kriptografi Atbash dan Autokey Cipher
dalam Mengamankan Data
Muhammad Fadlan
1,*
, Rosmini
1
, Haryansyah
2
1
Program Studi Sistem Informasi, STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati, Tarakan, Indonesia
2
Program Studi Teknik Informatika, STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati, Tarakan, Indonesia
Email:
1,*
fadlan@ppkia.ac.id,
2
rosmini@ppkia.ac.id,
3
haryansyah@ppkia.ac.id
Email Penulis Korespondensi: fadlan@ppkia.ac.id
Abstrak−Keamanan data merupakan hal penting yang wajib dilakukan di era siber. Penggunaan berbagai macam teknologi
digital dalam membantu berbagai kegiatan manusia perlu diimbangi dengan keamanan data yang memadai. Salah satu cara
yang dapat digunakan dalam mengamankan data adalah melalui kriptografi. Atbash cipher merupakan salah satu teknik
kriptografi yang digunakan dalam mengamankan data. Namun, algoritma ini memiliki kelemahan karena hanya memanfaatan
proses membalikkan posisi karakter yang akan diamankan. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan sebuah model
kriptografi yang dapat memaksimalkan keamanan data dari atbash cipher. Model yang diusulkan adalah melalui perpaduan
antara atbash cipher dengan autokey cipher. Ujicoba yang dilakukan terhadap model yang diusulkan memiliki tingkat
kesuksesan sebesar 100%, artinya bahwa pesan tersandi hasil proses enkripsi yang diusulkan sukses dikembalikan kebentuk
semula melalui proses dekripsi yang diusulkan. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa algoritma kriptografi atbash
cipher yang dipadukan dengan algoritma autokey cipher, mampu menghasilkan pesan tersandi yang sulit untuk dipecahkan.
Kata Kunci: Atbash; Autokey; Data; Kriptografi; Keamanan
Abstract−Data security is an important thing that must be done in the cyber era. The use of various kinds of digital technology
in helping various human activities needs to be balanced with adequate data security. One of the ways that can be used in
securing data is through cryptography. Atbash cipher is one of the cryptographic techniques used in securing data. However,
this algorithm has a weakness because it only uses the process of reversing the position of the characters to be secured. This
study proposes a cryptographic model that can maximize data security from the atbash cipher. The proposed model is a
combination of the atbash cipher with the autokey cipher. The tests carried out on the proposed model have a 100% success
rate, meaning that the encrypted message resulting from the proposed encryption process has been successfully restored to its
original form through the proposed decryption process. The results of this study indicate that the atbash cipher cryptographic
algorithm, combined with the autokey cipher algorithm can produce an encrypted message that is more difficult to crack.
Keywords: Atbash; Autokey; Data; Cryptography; Security
1. PENDAHULUAN
Data memiliki peranan yang sangat penting bagi kelangsungan sebuah institusi maupun perusahaan di era Cyber
Security maupun Revolusi Industri 4.0. Terdapat tiga unsur penting dalam sebuah data, yaitu Confidentiality,
Integrity, dan Availability [1], [2]. Mudahnya proses pendistribusian data melalui berbagai macam platform
teknologi mampu membawa risiko yang besar terhadap data yaitu masalah keamanan data [3], [4]. Menjaga
keutuhan maupun keamanan data merupakan salah satu tantangan terberat di era digital [4]. Jatuhnya data maupun
informasi penting milik sebuah institusi kepada orang lain tentu membawa kerugian dalam keberlangsungan
sebuah institusi. Oleh karena itu, diperlukan sebuah teknik untuk menjaga keamanan data. Salah satu teknik yang
banyak digunakan saat ini adalah Kriptografi.
Kriptografi merupakan ilmu yang dapat dimanfaatkan dalam mengamankan data [5], [6]. Kriptografi
memegang peranan penting dalam memberikan keamanan terhadap data yang dikirimkan melalui internet, hal ini
membuat data tidak mudah dikenali oleh pihak eksternal yang tidak berkepentingan. Ilmu ini dapat digunakan
pada hampir semua saluran komunikasi baik dalam jaringan maupun tanpa jaringan [7] [8]. Terdapat dua jenis
teknik utama yang populer digunakan dalam berbagai jenis algoritma kriptografi yaitu, teknik substitusi dan teknik
transposisi. Algoritma kriptografi yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah Atbash Cipher dan Autokey
Cipher. Atbash dan Autokey Cipher merupakan algoritma kriptografi yang termasuk kedalam algoritma
kriptografi substitusi [8].
Atbash Cipher merupakan jenis kriptografi yang termasuk kedalam teknik substitusi. Algoritma ini dapat
digunakan untuk mengamankan data yang bersifat rahasia [9], [10]. Cara kerja algoritma ini adalah setiap huruf
dari abjad akan dibalik posisinya. Sabagai contoh, karakter A digantikan dengan karakter Z, B digantikan dengan
Y dan seterusnya. Namun, perubahan posisi tersebut akan sangat bergantung pada jumlah karakter dan urutan
karakter tersebut dari keseluruhan jumlah karakter yang digunakan. Kelemahan utama algoritma kriptografi yang
menerapkan teknik substitusi adalah tingkat keamanan yang cenderung belum maksimal, termasuk Atbash Cipher.
Permasalahan utama yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah terkait dengan kelemahan tingkat keamanan
data pada algoritma kriptografi Atbash Cipher. Kelemahan Atbash Cipher lainnya adalah termasuk salah satu
algoritma kriptografi yang klasik dan hanya memanfaatan proses membalikkan posisi karakter yang akan
diamankan, hal ini cenderung dapat dengan mudah diretas dan keamanan data menjadi kurang maksimal [11],
[12].