Jurnal Airaha, Vol. IX, No. 1 June 2020: 058 – 062 p-ISSN 2301-7163, e-ISSN 2621-9638 58 Persepsi dan Partisipasi Masyarakat terhadap Ekosistem Mangrove di Distrik Sorong Timur, Kota Sorong Provinsi Papua Barat Community Perception and Participation in Mangrove Ecosystems in East Sorong District, Sorong City, West Papua Province Handayani, Mustasim, Amir Mahmud Suruwaky Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong *Korespondensi : mustasim@kkp.go.id Diterima : Maret 2020 Disetujui: Juni 2020 ABSTRAK Penelitian ini merupakan kajian persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap ekosistem mangrove di Distrik Sorong Timur, Kota Sorong. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengambilan data kuesioner dan observasi. Pengolahan data dilakukan dengan tabulasi dan dinyatakan dalam bentuk grafik dan diagram. Hasil penelitian menunjukkan 63% responden menyatakan bahwa ekosistem mangrove di wilayah mereka telah berkurang. Persepsi responden terhadap pengambilan mangrove untuk kebutuhan kayu bakar yang menyatakan setuju sebesar 44% dan menyatakan tidak setuju sebesar 48%, sedangkan persepsi masyarakat mengenai penebangan mangrove untuk bahan bangunan 53% menyatakan tidak setuju dan 40% menyatakan setuju. Kaitan dengan alih fungsi ekosistem menjadi tambak/permukiman maka 65% responden tidak setuju. Partisipasi masyakarat dalam pelestarian ekosistem mangrove sangat rendah yakni 83%. Masyarakat berharap adanya sosialisasi Pemerintah Daerah Kota Sorong atau pemerhati lingkungan dalam pelestarian ekosistem mangrove. Kata kunci: persepsi, partisipasi, ekosistem mangrove, Kota Sorong ABSTRACT This research is a study of people's perceptions and participation of mangrove ecosystems in East Sorong District, Sorong City. The study uses descriptive methods with questionnaire and observation data collection techniques. Data processing is done by tabulation and expressed in the form of graphs and diagrams. The results showed 63% of respondents stated that the mangrove ecosystem in their area had diminished. Respondents' perception of mangrove harvesting for firewood needs stated 44% agreed and disagreed 48%, while community perceptions about mangrove cutting for building materials 53% disagreed and 40% agreed. In relation to the conversion of ecosystem functions into ponds / settlements, 65% of respondents disagree. Community participation in the preservation of mangrove ecosystems is very low at 83%. The community hopes for the socialization of the Sorong City Government or observers of the environment in the conservation of mangrove ecosystems. Keywords: perception, participation, mangrove ecosystems, Sorong City Pendahuluan Individu-individu dalam masyarakat dalam setiap pelaksanaan pembangunan akan mengambil sikap, keinginan, peran atau keputusan sesuai dengan persepsi mereka. Menurut (Robbins dan Judge, 2008), persepsi (perception) adalah proses dimana individu mengatur dan menginterprestasikan kesan-kesan sensoris mereka guna memberikan arti bagi lingkungan mereka. Robinson (2003) mendefinisikan persepsi sebagai sebuah proses fisik secara murni dimana kualitas fisik terbentuk secara langsung di dalam organ indera. Persepsi dapat terbentuk setelah melalui berbagai kegiatan dari pengertian tersebut, sehingga dapat disimpulkan bahwa persepsi adalah suatu proses atas kesadaran seseorang dalam