JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Volume 4, Nomor 1, Januari 2020, Page 185-192 ISSN 2614-5278 (media cetak), ISSN 2548-8368 (media online) Available Online at https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib DOI 10.30865/mib.v4i1.1926 Muhammad Hafizhan, Copyright © 2020, MIB, Page 185 Submitted: 09/01/2020; Accepted: 20/01/2020; Published: 29/01/2020 Implementasi Packet Filtering Menggunakan Metode Extended Access Control List (ACL) Pada Protokol EIGRP Muhammad Hafizhan, Moh. Iwan Wahyuddin, Ratih Titi Komalasari Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika, Informatika, Universitas Nasional, Jakarta, Indonesia Email: 1 muhammadhafizhan0@gmail.com, 2 iwan_wyd@yahoo.com, 3 ukhuwahku01@gmail.com AbstrakMenjaga aspek keamanan merupakan hal penting untuk mengelola kinerja jaringan sehingga dapat memberikan layanan optimal bagi penggunanya. Sulitnya mengatur pengiriman data di jaringan lokal (LAN) antar dua divisi atau lebih, tanpa mengganggu lalu lintas data pada divisi lain merupakan permasalahan utama pada perusahaan. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan access list extended yang merupakan salah satu bagian dari metode Access Control List (ACL). ACL extended nantinya akan digunakan sebagai filter paket (packet filtering) bagi masing-masing ruang kerja, seperti ruang kerja karyawan dan ruang kerja manager. ACL nantinya akan berjalan pada protokol EIGRP. pada protokol EIGRP akan dilakukan pengujian dengan parameter delay, dan dari hasil yang di dapatkan bahwa dengan menerapkan metode ACL pada EIGRP dapat memberikan ketersediaan jaringan yang memiliki delay lebih kecil dengan rata- rata sebesar 90,4 ms. Kata Kunci: ACL, Access Control List, Penyaringan Paket, ACL Extended, Access List. AbstractMaintaining security aspects is important for managing network performance so that it can provide optimal services for its users. The difficulty of managing data transmission on a local network (LAN) between two or more divisions, without disrupting data traffic on other divisions, is a major problem for companies. One effort that can be done is to implement an extended access list which is one part of the Access Control List (ACL) method. The extended ACL will be used as packet filtering for each workspace, such as the employee workspace and the manager's workspace. ACL will later run on the EIGRP protocol. the EIGRP protocol will be tested with delay parameters, and the results obtained that by applying the ACL method on EIGRP can provide the availability of networks that have smaller delays with an average of 90.4 ms. Keywords: ACL, Access Control List, Packet Filtering, ACL Extended, Access List. 1. PENDAHULUAN Perkembangan dunia telekomunikasi saat ini sangat pesat seiring dengan peningkatan kebutuhan layanan yang cepat dan efisien. Begitu juga dengan komunikasi data, mulai dari koneksi antar dua komputer hingga jaringan komputer. Jaringan komputer saat ini merupakan suatu layanan yang sangat dibutuhkan [1]. Jaringan komputer menjadi pilihan yang tepat baik itu perusahaan maupun personal untuk menyediakan informasi dan menghubungkann jaringan LAN ke internet. Dalam Local Area Network (LAN) diketahui bahwa setiap sistem jaringan komputer yang terhubung tidak ada jaminan sebuah keamanan [2]. Keamanan memiliki satu tujuan, untuk melindungi aset. Dengan kedatangan komputer pribadi, LAN, dan dunia internet yang terbuka lebar, jaringan saat ini lebih terbuka [3]. Sebelum tahun 90-an, jaringan internet jarang digunakan oleh masyarakat umum. Selama masa ini, keamanan belum dipertimbangkan dengan serius, namun dengan penambahan informasi yang lebih sensitif pada sebuah jaringan, hal ini akan semakin penting [4]. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan access control list pada jaringan komputer. Access control list merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menyeleksi paket-paket yang keluar masuk network [5]. Masalah keamanan termasuk dalam salah satu aspek penting dari sebuah sistem informasi, seperti pada jaringan komputer. Terhubungnya LAN (Local Area Network) atau komputer ke internet membuka potensi adanya lubang keamanan (security hole) yang membuka celah untuk merusak kinerja system [6]. ACL merupakan suatu fasilitas keamanan yang terdapat pada Cisco Internetwork Operating System (IOS) yang terdapat pada suatu perangkat router keluaran Cisco [7]. Cisco menyediakan daftar kontrol akses (ACL) untuk mengontrol arus lalu lintas dari satu antarmuka ke antarmuka lainnya dalam jaringan. ACL juga melakukan tugas-tugas lain seperti membatasi telnet, memfilter informasi routing dan memprioritaskan lalu lintas WAN dengan antrian [8]. Router bertindak sebagai filter paket saat meneruskan atau menolak paket sesuai dengan aturan penyaringan sesuai konfigurasi yang dilakukan oleh admin jaringan pada antarmuka router [9]. Penelitian mengenai ACL sudah banyak dilakukan oleh berbagai peneliti dari berbagai kalangan dengan berbagai keperluan. Begitu pula dengan penelitian mengenai perancangan keamanan jaringan menggunakan ACL. Menerapkan extended access list pada jaringan akan membantu menentukan alamat sumber dan tujuan serta protokol dan nomer port yang mengidentifikasikan aplikasi [10]. Diperlukan batasan-batasan masalah guna menentukan fokus bahasan dalam penelitian ini serta memberikan solusi dari masalah yang telah dijabarkan. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Implementasi metode ACL ini hanya dilakukan pada jaringan lokal saja. 2. Analisa pengaruh metode ACL pada routing EIGRP pada metode ACL. 3. Penelitian ini hanya berfokus pada packet filtering pada ACL, tidak pada service lain yang ada pada penelitian ini. 4. Implementasi metode ACL hanya akan dilakukan pada router.