PENGARUH WAKTU PELINDIAN PADA PROSES PEMURNIAN SILIKON TINGKAT METALURGI MENGGUNAKAN LARUTAN HCl Bintang Adjiantoro dan Efendi Mabruri Pusat Penelitian Metalurgi LIPI Kawasan Puspiptek Serpong, Gedung 470, Tangerang 15314 E-mail : antorobintang@yahoo.co.id Masuk tanggal : 17-01-2012, revisi tanggal : 12-03-2012, diterima untuk diterbitkan tanggal : 21-03-2012 Intisari PENGARUH WAKTU PELINDIAN PADA PROSES PEMURNIAN SILIKON TINGKAT METALURGI MENGGUNAKAN LARUTAN HCl. Proses pemurnian silikon tingkat metalurgi (MG-Si) dengan menggunakan metoda pelindian asam pada konsentrasi 2,45mol/L HCl telah dilakukan dengan memvariasikan waktu pelindian pada temperatur didih (±100 °C) dan gerakan pengadukan mekanik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelindian MG-Si dengan HCl dapat digunakan untuk menghilangkan unsur pengotor logam. Persentase hasil efisiensi ekstraksi dari unsur pengotor yang terkandung di dalam MG-Si dengan pelarutan HCl masing-masing mencapai 99,996 % untuk Al, 98,247 % untuk Ti dan 98,491 % untuk Fe pada waktu pelindian 120 jam. Sedangkan efisiensi larutan HCl terhadap unsur pengotor dengan gerakan pengadukan mekanik mencapai 99,04 %. Kata kunci : Silikon tingkat metalurgi, Pemurnian dengan proses kimia, Pelindian asam, Pengotor Abstract EFFECT OF LEACHING TIME ON PURIFICATION PROCESS OF METALLURGICAL GRADE SILICON BY USING ACID SOLUTION. The purification process of metallurgical grade silicon (MG-Si) using acid leaching method at a concentration of 2.45 mol/L HCl was performed by varying the leaching time at boiling temperature ( ±100 °C) and with mechanical stirring. The results showed that the leaching process of MG-Si with HCl can be used to eliminate the element of metal impurities. The extraction efficiency of impurity elements contained in the MG-Si by HCl dissolution is 99.996 % for Al, 98.247 % for Ti and 98.491 % for Fe at leaching time of 120 hours. Whereas the leaching efficiency of HCl solution on the impurities using mechanical stirring is 99.04 %. Keywords : Metallurgical grade silicon, Chemical purification, Acid leaching, Impurities PENDAHULUAN Energi photovoltaic adalah energi baru yang paling penting dalam abad 21 karena tidak pernah habis dibandingkan dengan energi konvensional [1-2] . Energi photovoltaic menggunakan bahan baku solar grade silicon (SoG-Si) , cukup mahal dan menjadikan kendala di dalam pembangunan industri sel surya [3] . Indonesia sampai saat ini belum bisa memproduksi sel surya sendiri dan masih menggantungkan pasokan SoG-Si dari luar negeri. Padahal bahan baku SoG-Si adalah metallurgical grade silicon (MG-Si) yang diperoleh dari hasil proses reduksi silika (SiO 2 ) yang cukup berlimpah di Indonesia. Untuk mendapatkan bahan baku yang murah, pendekatan yang paling menarik adalah dengan melakukan proses pemurnian MG-Si [4-5] yang memiliki kemurnian 98,7 % Si melalui proses pelindian menggunakan larutan HCl hingga mencapai tingkat kemurnian sesuai dengan persyaratan SoG-Si yaitu sekitar 5N (99,999 % Si) [6] .