Jurnal Filsafat, ISSN: 0853-1870 (print); 2528-6811(online) Vol. 31, No. 2 (2021), p. 244 – 270, doi: 10.22146/jf.62046 KESEMPURNAAN SEBAGAI ORIENTASI KEILMUAN DALAM TEOSOFI SUHRAWARDI AL-MAQTUL John Abraham Ziswan Suryosumunar Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram Email: suryosumunar0202@gmail.com Arqom Kuswanjono Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Abstrak Ilmu dan pengetahuan pada kajian epistemologi adalah dua hal yang penting untuk dikaji. Pemahaman tentang pengetahuan juga akan berpengaruh terhadap metode dan sarana apa yang digunakan sebagai upaya mencapai kebenaran. Konteks sosial yang berpengaruh terhadap suatu tradisi pemikiran juga memiliki peran besar dalam terbentuknya paradigma keilmuan. Hal tersebut yang menjelaskan kenapa paradigma keilmuan Barat dan Timur dianggap memiliki karakteristik yang berbeda. Terkait dengan ilmu dalam tradisi pemikiran Timur, terdapat beragam pendapat terhadapnya, salah satunya adalah dalam aliran al-Hikmah al- Isyraqiyyah. Dengan menggunakan metode hermeneutika, penulis memfokuskan kajian pada bagaimana konsep ilmu dan karakteristik nya dalam perspektif Suhrawardi serta apa saja metode serta orientasi ilmu yang digunakan dalam perspektif Suhrawardi. Dari pembahasan yang dilakukan disimpulkan bahwa konsep ilmu dalam pemikiran Suhrawardi al-Maqtul adalah hasil sinkretisme dari beragam pemikiran Timur sebelumnya. Suhrawardi memahami adanya pluralitas metode yang dapat digunakan, yaitu metode burhani dengan rasio dan pembuktian, serta metode irfani yang bersumber dari intuisi. Metode harus selaras dengan objek kajiannya, yang dalam pemikiran Suhrawardi, tidak hanya melingkupi aspek dunia fisik tetapi juga yang non fisik supra-duniawi. Orientasi dari hal tersebut bukan hanya untuk mencapai validitas pengetahuan tetapi untuk mencapai kesempurnaan ilmu atau perpindahan dari gelap menuju cahaya ilmu.