JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/muqoddimah Analisis Penyebab Pelarian Narapidana Di Rutan Kelas II B Sungai Penuh (Idham Imam Seputra, Padmono Wibowo) Volume 5, Nomor 2, Agustus 2021 294 Analisis Penyebab Pelarian Narapidana di Rutan Kelas II B Sungai Penuh Idham Imam Seputra, 1) Padmono Wibowo 2) Manajemen Pemasyarakatan, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan Jl. Raya Gandul No.4, RW.6, Gandul, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514 Idhamimams@gmail.com 1) padmonowibowo@yahoo.co.id 2) Abstrak Penelitian ini mengambil lokus pada Rutan klas II B Sungai Penuh dengan focus masalah pelarian narapidana. Pelarian narapidana merupakan salah satu gangguan Kemanan dan Ketertiban yang terjadi pada lingkungan Lapas dan Rutan. Kasus pelarian narapidana menyebabkan pembinaan pada narapidana tersebut tidak berlangsung sehingga pencapaian tujuan pemasyarakatan menjadi terganggu, selain itu masyarakat merasa terancam dengan keberadaan narapidana tersebut dilingkungan mereka, sehingga penyebab narapidana melarikan diri menjadi hal yang sangat penting untuk dipelajari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif terhadap data yang didapatkan dari wawancara dan studi kasus, data diolah dan disajikan dengan diagram Fishbone. Penelitian ini menyimpulkan harus dilakukan perbaikan metode pengaman, peningkatan sarana pengamanan seperti CCTV, peningkatan kompetensi Petugas dan perbaikan tembok keliling sesuai standar pola bangunan pemasyarakatan. Kata kunci : pelarian narapidana, pengamanan upt, pemasyarakatan Abstract This research took a locus at Rutan Class II B Sungai Penuh with a focus on the problem of prisoner escape. Escaping prisoners is one of the disturbances of security and order that occurs in prisons and detention centers. The case of escaping prisoners causes the prisoner's guidance to not take place so that the achievement of correctional objectives is disturbed, besides that the community feels threatened by the existence of these prisoners in their environment, so the cause of the prisoners running away is very important to be studied. This research uses qualitative research methods with descriptive design of the data obtained from interviews and case studies, the data is processed and presented with a Fishbone diagram. This research concludes that there must be improvements in security methods, improvement of security facilities such as CCTV, increasing competence of officers and repairing the surrounding walls according to the standard of correctional building patterns. Keywords: escaped prisoners, security upt, correctional PENDAHULUAN Lembaga pemasyarakatan atau penjara merupakan lembaga yang berfungsi melakukan pembinaan terhadap orang-orang yang melakukan peanggaran hukum sebelum merek dikembalikan kepada masyarakat. Sebagai dasar hukum pelasksanaan pidana penjara di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasayarakatan(UU Pemasyarakatan)sebagai dasar hukum. Sejak saat itu pula pelaksaan pidana penjara Indonesia berubah pandangan dari pandagan penghukuman menjadi pendangan yang lebih manusiawi yaitu konsep pembinaan. Perubahan paradima ini sejalan dengan politik hukum Indonesia khusunya pemidanaan mulai bergerak kearah pembinaan. Gagasan yang dikemukaan oleh Dr. Sahardjo menyatakan bahwa