Vol: 4 No: 1 Tahun: 2014 ANALISIS SOSIAL EKONOMI SISWA SMP N 6 AMLAPURA TAHUN 2012/2013 I Ketut Merta1, Iyus Akhmad Haris1, I Ketut Dunia2 Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia email:{ktmerta@ymail.com 1,iyus_haris@gmail.com 1,ketut.dunia1949@yahoo.co.id2}@ undiksha.ac.id Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sosial ekonomi siswa, ditinjau dari penghasilan, ditinjau dari pemilikan barang-barang berharga, ditinjau dari tingkat pendidikan, ditinjau dari keadaan rumah tinggal, dan ditinjau dari kedudukan di masyarakat Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP N 6 Amlapura yang meliputi kelas VII, VIII dan IX tahun 2012/2013. Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan simple random sampling.Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan metode observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sosial-ekonomi siswa SMP N Amlapura Desa Seraya Timur Karangasem .(1) ditinjau dari penghasilan belum baik, (2) ditinjau dari pemilikan barang-barang berharga belum baik, (3) ditinjau dari tingkat pendidikan belum baik, (4) ditinjau dari keadaan rumah tinggal belum baik, dan (5) ditinjau dari kedudukan di masyarakat belum baik. Kata kunci: sosial-ekonomi siswa di Desa Seraya Timur karangasem. Abstract This study aimed at investigating the level of sociol-economic status of students, in terms of income, ownership of valuables things, level of education, state of residence, and position in society. This research was descriptive research. The population was students of SMP N 6 Amlapura: grade of VII, VIII and IX in the academic year of 2012/2013. The research sample was determined by using simple random sampling. Data were collected by interview and observation method. Based on the results of this study, it was concluded that sociol-economic status of SMP N 6 Amlapura, Seraya Timur Village in Karangasem Regencyvillage were: (1) low income, (2) low ownership of valuables things, (3) the level of education was low, (4) low state of residence, and (5) low position in society. Keywords: socio-economic status of students in Seraya Timur Karangasem village PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu faktor utama bagi pengembangan sumber daya manusia, karena melalui pendidikan dapat menciptakan manusia produktif yang mampu memajukan bangsanya (Dharma, 2007). Menurut Undang-undang sistem Pendidikan Nasional No.20 Tahun 2003 (UU Sisdiknas) yang menjadi landasan yuridis sistem pendidikan nasional menyatakan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakqwa kepada Tuhan YME, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dengan demikian tujuan pendidikan yang hendak dicapai pemerintah Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu sejak pemerintah orde baru telah melaksanakan perluasan kesempatan (akses) memperoleh pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia, hal ini sesuai dengan bunyi pasal 31 ayat 1 UUD 1945, yang menyatakan bahwa: “Tiap-tiap warga Negara berhak mendapat pengajaran”.Dilihat dari kelembagaan pendidikan dilaksanakan melalui 3 (tiga) jalur, yaitu pendidikan formal, pendidikan non-formal dan pendidikan informal. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan dasar, pendidikan