h7ps://jurnal.ugm.ac.id/jkesvo Published online May 24, 2021 99 Pengembangan Sistem Informasi Surveilans Demam Berdarah Dengue Berbasis Mobile sebagai Sistem Peringatan Dini Outbreak di Kota Yogyakarta Marko Ferdian Salim 1 , M. Syairaji 2 , Krida Tri Wahyuli 3 , Nida Nur Aulia Muslim 4 1,2,3,4 Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan, Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada markoferdiansalim@mail.ugm.ac.id 1 , msyairaji@ugm.ac.id 2 , krida.tri.wahyuli@mail.ugm.ac.id 3 , nida.n.a@mail.ugm.ac.id 4 Diajukan 13 November 2020 Diperbaiki 11 Februari 2021 Diterima 19 Februari 2021 ABSTRAK Latar Belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan nasional. Salah satu strategi yang tepat untuk menurunkan angka kejadian DBD adalah surveilans DBD. Namun, surveilans DBD selama ini dikerjakan oleh petugas surveilansmasih dikerjakan dengan carasecara manual sehingga hal ini menyebabkan keterlambatan pelaporan, tidak update‑nya data, dan penyajian informasi yang tidak mendukung dalam pengambilan keputusan. Tujuan: Merancang dan mengembangkan sistem informasi surveilans DBD berbasis mobile sebagai sistem peringatan dini outbreak di Kota Yogyakarta. Metode: Research and development ini dilaksanakan di Puskesmas Gondokusuman II Kota Yogyakarta pada April‑Oktober 2020. Subjek penelitian adalah petugas surveilans puskesmas dan kader. Objek penelitian adalah Sistem Informasi Surveilans DBD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, Focus Group Discussion, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil: Pengguna memerlukan sistem informasi surveilans kasus DBD berbasis mobile yang mengakomodir perekaman data melalui digitalisasi komponen formulir yang digunakan, fitur koordinasi antarpengguna, serta fitur pemetaan kasus. Penelitian ini menghasilkan rancangan proses sistem dalam diagram unified modelling language, rancangan basis data dalam entity relationship diagram serta prototipe tampilan antarmuka sistem. Kesimpulan: Rancangan sistem informasi surveilans berbasis mobile yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan sebaiknya digunakan sebagai blueprint untuk proses konstruksi sistem. Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue (DBD); Sistem Informasi Surveilans; Outbreak; Prototyping ABSTRACT Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease that is still a national health problem. The right strategy to reduce its incidence is through DHF surveillance. However, the surveillance system that has been carried out by surveillance officersstill uses manual methods or traditional surveillance, which has resulted in several problems such as impact to delays in reporting, not updated data, and presentation of information that does not support decision making. Objective: To dDesign and develop a mobile‑based DHF surveillance information system as an early warning system for an outbreak in Yogyakarta City. Method: This research and development was conducted at Puskesmas Gondokusuman II in April‑October 2020. The subjects were surveillance officers in the puskesmas and cadres. The research object was the DHF surveillance information system. Data collection techniques were done through interviews, Focus Group Discussion, observation, and documentation study. Results: Users needed a mobile‑based DHF case surveillance information system that accommodated data recording through digitization of the form components used, coordination features between users, and case mapping features. This study resulted in a system process design in the unified modeling language diagram, database design in the entity‑relationship diagram and a system interface display prototype. Conclusion: The design of a mobile‑based surveillance information system is in accordance with user requirements and should be used as a blueprint for the system construction process. Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF); Surveillance Information System; Outbreak; Prototyping Jurnal Kesehatan Vokasional, Vol. 6 No. 2 (Mei 2021) ISSN 2541‑0644 (print), ISSN 2599‑3275 (online) DOI h7ps://doi.org/10.22146/jkesvo.61245