Jurnal Geomine, Vol. 5, No. 2: Agustus 2017 84 KAJIAN SISTEM PENYALIRAN PADA TAMBANG TERBUKA KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Syarifuddin 1 , Sri Widodo 2* , Arif Nurwaskito 1 1. Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Muslim Indonesia 2. Program Studi Teknik Geologi Universitas Hasanuddin Email: srwd007@yahoo.com SARI Salah satu kegiatan penting yang dilakukan pada usaha pertambangan adalah sistem penyaliran tambang. Tujuan penelitian adalah untuk mengendalikan air limpasan yang masuk kebukaan tambang agar proses penambangan tidak terganggu. Adapun metode yang digunakan untuk menghitung curah hujan rata-rata dan volume air limpasan yang masuk ke sumuran serta luas kolam pengendapan yang dibutuhkan, yaitu dengan menggunakan metode distribusi Gumber, metode monobe, dan untuk perhitungan debit limpasan menggunakan metode empiris dan rasional. Dari hasil penelitian curah hujan rata-rata maksimum pada lokasi penelitian yaitu 781,1mm/tahun, curah hujan rencana diambil periode ulang dua tahun sebesar 86,48mm/hari serta debit limpasan maksimum yang masuk diestimasikan sebesar 116,136m 3 /jam yang akan masuk ke sump. Jumlah air tambang perhari yang dapat diatasi 528 m 3 /jam dengan pompa yang digunakan satu unit (1) dengan kapasitas 25liter/second. Jadi untuk mengendalikan air limpasan yang masuk kebukaan tambang dibutuhkan kapasitas kolam sebagai tempat pengendapan sebesar 900m 3 dengan waktu pengerukan partikel kolam pengendapan maksimal dapat dilakukan setiap 307 hari sekali. Kata kunci: Curah hujan, Dewatering, sump, pompa, kolam pengendapan. ABSTRACT One of important activities acted in mining business is a mine trench system. The aim of this research was to control water seepage flowing into the mine pit in order that the mining process is not disruptive. The method used to calculate the average rainfall and the volume of water seepage flowing into pit and settling pond required was the methods of Gumber, distribution, monobe, and the seepage discharge calculation used the empirical and rasional methods. From the research results, the average maximum rainfall at the site was 781.1mm/year, the rainfall was planned to take over a two-year period amounted to 86.48mm/day and the maximum seepage discharge flowing was estimated of 116.136m³/hour which will flow to the sump. The amount of mine water per day which can be overcome was 528m³/h with a pump used with a capacity of 25 liters/second. Thus, to control the water flowing to the mine pit is required the pond capacity as a sedimentation site of 900m³ by the maximum time to dredge the settling pond particle can be done every 307 days. Keywords: Rainfall, Dewatering, sump, pump, settling pond PENDAHULUAN Sistem penyaliran tambang adalah suatu upaya yang diterapkan pada kegiatan penambangan untuk mencegah, mengeringkan, atau mengalirkan air yang masuk ke bukaan tambang. Upaya ini dimaksudkan untuk mencegah terganggunya aktivitas penambangan akibat adanya air dalam jumlah yang berlebihan, terutama pada musim hujan. Salah satu sumber air tambang antara lain air hujan, air limpasan, dan air tanah. Sumber air tambang tersebut harus diketahui volume per jamnya serta