Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA “PRISMA SAINS” Vol. 2. No.1 ISSN 2338-4530 71 MENINGKATKAN KESADARAN METAKOGNITIF DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING Roniati Sukaisih 1 & Muhali 2 1 Guru pada Madrasah Aliyah Negeri Sengkol-Pujut Lombok Tengah 2 Tenaga Pengajar pada Fakultas Pendidikan MIPA IKIP Mataram Email: muhali231@gmail.com ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran metakognitif dan hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran Problem Solving. Hasil belajar dalam penelitian ini meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotor pada pokok bahasan suhu dan kalor. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 3 siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi. Data penelitian berupa kesadaran metakognitif siswa yang diperoleh melalui angket kesadaran metakognitif, siswa juga mengerjakan LKS praktikum yang berfungsi sebagai kontrol angket metakognitif. Hasil belajar siswa diambil dengan teknik tes dalam bentuk pilihan ganda untuk hasil belajar kognitif, kegiatan praktikum dan mempresentasikan hasil praktikum untuk hasil belajar afektif dan psikomotor yang disesuaikan dengan indikator afektif dan psikomotor. Simpulan penelitian ini yaitu melalui penerapan pembelajaran Problem Solving dapat meningkatkan kesadaran metakognitif dan hasil belajar siswa. Kata kunci: Kesadaran metakognitif, hasil belajar dan Problem Solving Abstract. The purpose of this study is to increase metacognitive awareness and student learning outcomes through the application of Problem Solving learning. Learning outcomes include the cognitive, affective, and psychomotor aspects of temperature and heat. This research was conducted with classroom action research conducted in 3 cycles consisting of: planning, implementation, observation, evaluation and reflection. Research data obtained through metacognitive awareness questionnaire, students also completed LKS practicum which serves as a metacognitive questionnaire control. Student learning outcomes were taken with multiple-choice test techniques for cognitive learning outcomes, practicum activities and presenting practical results for affective and psychomotor learning outcomes tailored to affective and psychomotor indicators. The conclusion of this research is through the application of Problem Solving learning has a positive impact to increase metacognitive awareness and student learning outcomes Keywords: Metacognitive awareness, learning outcomes and Problem Solving PENDAHULUAN Guru sebagai penentu keberhasilan belajar siswa memegang peranan penting dan sangat besar dalam pembelajaran. Guru harus berupaya untuk memahami karakteristik yang dimiliki siswa, dan selalu mencari solusi untuk meningkatkan kualitas belajar mereka (Muhali, 2013). Memahami siswa dan tata cara mereka belajar di kelas yang beragam merupakan salah satu tantangan paling penting dalam pengajaran (Arends, 2007). Masalah kualitas pembelajaran selalu menjadi isu yang menarik dibicarakan pada dunia pendidikan. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan antara lain penyempurnaan kurikulum, melaksanakan penataran-penataran bagi guru, pengadaan sarana-prasarana laboratorium, tetapi kenyataannya usaha tersebut belum juga mendapatkan hasil yang optimal. Padahal, tantangan guru dalam melaksanakan pembelajaran di abad ke-21 adalah: (1) mengajar dan teknologi; (2) mengajar dengan pandangan baru tentang kemampuan; (3) mengajar dan pilihan; (4) mengajar dan akuntabilitas; (5) mengajar untuk pembelajaran aktif; (6) mengajar untuk konstruksi makna; (7) mengajar dalam masyarakat multikultur (Arends, 2007). Berbagai upaya telah dilakukan oleh peneliti (sekaligus sebagai guru) dalam memperbaiki kualitas pembelajaran, salah satunya melalui pendekatan STML (Sukaisih, 2013), tetapi kenyataannya kualitas pembelajaran Fisika siswa di MAN Sengkol