ANALISIS PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI DAN COUNTRY RISK TERHADAP INVESTASI PORTOFOLIO ASING DI INDONESIA Halifah Hadi, Hasdi Aimon, Dewi Zaini Putri Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus UNP Air Tawar Barat Padang Tel. 445089 Fax. (0751) 447366, email info@fe.unp.ac.id Hadihalifah@gmail.com Abstract : The reseach aims to explain the effect of country risk and variabels macroeconomics to the foreign portofolio invesment in Indonesia in short term and long term. The analysis takes time series time series data from 2006 quarter 1 through 2016 quarter 4by using Error Correction Model (ECM). The source of data are Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, FX Sauder and World Bank. The result are in the short term the exchange rate and economic growth effect the shock that will influence the foreign portofolio invesment. In the long trem the inflation, interst rate, money supply and country risk influence on foreign portofolio invesment significanly. The suggestion in this research is, the goverment sould keep the stability balance of payment in Indonesia .Any change, the condition of balance of payments effect appreciation and depreciation to Rupiah. To increase the economic growth in Indonesia, goverment could increasing the fiscal income and PMDN realization that will increase the enterprises productivity. Keywords: foreign portofolio invesment, exchange rate, country risk and ECM Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh country risk dan variabel makroekonomi terhadap investasi portofolio asing di Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Analisis yang digunakan Error Correction Model (ECM) dengan menggunakan data time series dari tahun 2006 kuartal 1 sampai 2016 kuartal 4. Sumber data dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, FX Sauder dan World Bank. Hasil penelitian ini dalam jangka pendek variabel nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi mengakibatkan guncangan yang akan mempengaruhi investasi portofolio asing di Indonesia. Dalam jangka panjang variabel inflasi, suku bunga, jumlah uang beredar dan country risk memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi portofolio asing. Saran untuk penelitian ini agar pemerintah menjaga kestabilan neraca pembayaran Indonesia. Setiap terjadi perubahan keadaan neraca pembayaran akan mengakibatkan apresiasi dan depresiasi terhadap nilai tukar Rupiah. Dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dilakukan dengan cara meningkatkan pendapatan fiskal serta meningkatkan realisasi PMDN di Indonesia yang nantinya akan meningkatkan produktifitas perusahaan yang ada di Indonesia. Kata Kunci: investasi portofolio asing, nilai tukar, country risk dan ECM. Sistem perekonomian yang semakin terbuka akan mendorong persaingan yang ketat tidak hanya dalam perdagangan, namun juga dalam mobilisasi arus modal lintas negara. Aliran modal yang masuk ke suatu negara dalam bentuk dana asing dan investasi asing. Investasi asing meliputi investasi asing langsung dan investasi portofolio asing (Eliza dan Ismail, 2013). Masuknya investasi portofolio asing ke negara berkembang merupakan bentuk liberalisasi keuangan yang dilakukan pada tahun 1980-an. Investasi portofolio memiliki tingkat resiko yang tinggi dan keuntungan yang besar tergantung bagaimana para investor membaca kondisi pasar dan kelihaian mereka dalam melakukan spekulasi. Bagi Indonesia investasi portofolio asing dapat dijadikan sebagai pembiayaan pembangunan sektor domestik dan membantu pertumbuhan bursa efek lokal. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan investasi portofolio asing melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 455/KMK.01/1997 tentang pembelian saham oleh pemodal asing melalui pasar modal. Semenjak diterapkannya liberalisasi keuangan maka investor asing sudah mulai menanamkan modalnya di Indonesia baik dalam bentuk investasi asing langsung dan investasi portofolio asing. Jumlah total investasi portofolio asing lebih besar dari pada investasi asing langsung di Indonesia selama periode 2006-2016. Jumlah total investasi portofolio asing sebesar 109.403,45 Juta US $ sedangkan investasi asing langsung sebesar 100.391,41 Juta US $.