105 Squalen Vol. 4 No. 3, Desember 2009 *) Peneliti pada Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan PENGEMBANGAN DRUG DISCOVERY DARI BAHAN ALAMI LAUT UNTUK IMUNOTERAPI KANKER Ariyanti Suhita Dewi *) ABSTRAK Penyakit kanker adalah permasalahan kesehatan global yang mengancam setiap individu baik di negara maju maupun di negara berkembang. Penanganan kanker sejauh ini dilakukan berdasarkan metode konvensional yang cenderung menurunkan kualitas hidup para penderitanya. Pendekatan imunoterapi kanker adalah suatu metode pengobatan kanker dengan cara menstimulasi sistem kekebalan hidup pasien untuk melawan tumor melalui regulasi enzim- enzim yang berperan penting pada jalur molekuler tertentu dengan tujuan untuk meminimalisasi terjadinya efek samping yang tidak diinginkan yang umumnya terjadi pada terapi konvensional. Beberapa target molekuler telah dikembangkan saat ini, diantaranya adalah penghambatan enzim Indoleamine-2,3-dioxygenase (IDO) dan pengaktifan enzim SHIP (SH2-containing- inositol-5-phosphatase). Senyawa-senyawa bioaktif dari bahan alam laut yang telah dilaporkan sebagai regulator kedua enzim di atas akan dijabarkan. ABSTRACT: The development of drug discovery from marine natural products for cancer immunotherapy. By: Ariyanti Suhita Dewi Cancer disease is a global health issue that threatens the life of any individual in both devel- oped and developing countries. The treatment of cancer nowadays is performed based on the conventional therapies that tend to decrease the life quality of patients with cancer. Cancer immu- notherapy is a method that treats cancer by stimulating the patient’s immune system to work against tumor by regulating enzymes in certain molecular pathways and therefore minimize the unwanted side effects that normally occur due to the conventional therapies. Several molecular targets have been developed recently, including the inhibition of Indoleamine-2,3-dioxygenase (IDO) and the activation of SH2-containing-inositol-5-phosphatase (SHIP). Bioactive compounds that have been reported as the regulators of both enzymes will be presented. KEYWORDS: marine natural products, cancer immunotherapy, IDO, SHIP PENDAHULUAN Penyakit kanker adalah permasalahan kesehatan global yang mengancam setiap individu baik di negara maju maupun negara berkembang. Penyakit kanker ditandai dengan adanya pertumbuhan sel yang tidak terkendali akibat pengaruh eksternal (zat-zat karsinogen, virus, dan radiasi) dan internal (mutasi gen, hormon, dan kekebalan tubuh yang lemah) (American Cancer Society, 2008; Boik, 1995). Pervaiz (2002) menambahkan bahwa kanker memiliki kemampuan untuk bereplikasi tidak terbatas, mempunyai ketercukupan sinyal pertumbuhan, tidak sensitif terhadap sinyal anti-pertumbuhan, kemampuan berangiogenesis (membentuk pembuluh darah), bermetastasis (menginvasi jaringan), dan menghindari apoptosis (bunuh diri sel secara sistematis). Data statistik di Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa sekitar 77% individu yang didiagnosa menderita kanker adalah individu berusia lebih dari 55 tahun. Dilaporkan pula bahwa satu dari empat kematian di AS disebabkan oleh kanker. Fenomena ini menempatkan kanker sebagai penyakit mematikan kedua setelah penyakit jantung. Lebih lanjut ditunjukkan bahwa 1,4 juta orang di AS terjangkit penyakit kanker pada tahun 2008 dan sebanyak 560.000 orang diantaranya meninggal dunia, yang berarti sekitar 1500 orang meninggal setiap harinya akibat kanker (American Cancer Society, 2008). Suatu angka yang sangat fantastis. Hingga tahun 2007, jenis kanker yang dianggap paling mematikan adalah kanker paru-paru dan bronkus. Sementara timbulnya insiden kasus kanker baru pada laki-laki adalah kanker prostat dan kanker payudara untuk perempuan (Jemal et al., 2007). Pengobatan kanker yang umum dilakukan saat ini adalah melalui operasi, radiasi, dan kemoterapi (pengobatan secara kimiawi). Meskipun dalam beberapa kasus efektif dalam mengeliminasi kanker, kemoterapi juga berdampak pada penurunan kualitas hidup pasien selama dan pasca proses pengobatan karena efek toksisitas senyawa yang terkandung di dalamnya. Meskipun riset penelitian obat kanker