Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia. Vol. 17, No. 2, (2020). e-ISSN 2685-5062 Available online at: http://journals.ums.ac.id/index.php/pharmacon 92 Isolasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Buah Senduduk Bulu (Clidemia hirta (L.) D. Don) Isolation and Antioxidant Activity of Methanol Extract of Senduduk Bulu (Clidemia hirta (L.) D. Don) Fruit Haiyul Fadhli * , Ihsan Ikhtiarudin, Putri Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau, Jalan Kamboaja, Simpang Baru, Tampan, Simpang Baru, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28289, Indonesia *E-mail: haiyulfadhli@stifar-riau.ac.id Received: 10 Januari 2020; Accepted: 14 Desember 2020; Published: 31 Desember 2020 Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang isolasi dan uji aktivitas antioksidan senyawa metabolit sekunder dari ekstrak metanol buah senduduk bulu (Clidemia hirta (L.) D. Don). Secara tradisional Senduduk bulu telah digunakan sebagai obat-obatan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Tumbuhan ini mengandung senyawa flavonoid, fenolik dan terpenoid. Senyawa flavonoid dan fenolik dilaporkan mempunyai aktivitas sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengisolasi kandungan kimia dan menguji aktivitas antioksidan dari buah Senduduk bulu. Isolasi dilakukan dengan menggunakan metode Kromatografi Cair Vakum dan kromatografi kolom. Aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode metode DPPH. Hasil isolasi menghasilkan 10 mg senyawa isolat CHP1 berbentuk kristal putih, dengan titik leleh 165 167 o C, larut dalam kloroform dan agak sukar larut dalam metanol. Senyawa ini memberikan reaksi positif dengan pereaksi Liebermann-Burchard (LB), sehingga disimpulkan senyawa ini merupakan golongan terpenoid. Hasil spektrum UV, menunjukkan λ maks senyawa tersebut adalah 316 nm. Spektrum FT-IR menunjukkan adanya beberapa gugus fungsi OH , C-H alifatis, C=O ester, C=C alkena, CH bending dan C-O. Spektrum 1 H NMR menunjukkan adanya proton alkena dan gugus proton metil yang merupakan ciri khas senyawa terpenoid. Senyawa murni (CHP1) memberikan aktivitas antioksidan yang lemah dengan IC 50 sebesar 327,01 μg/ mL. Kata kunci : Antioksidan, Buah Senduduk Bulu (Clidemia hirta (L.) D. Don), DPPH, Isolasi Abstract A study on isolation and antioxidant activity of secondary metabolit of methanol extract of fruit of Senduduk Bulu (Clidemia hirta (L.) D. Don) has been carried out. Senduduk bulu is used for folk medicine to many diseases. Flavonoid and phenolic has been reported to its activity as antioxidant. The aim of this research was to find antioxidant compound and antioxidant activity of this fruit. Isolation works were conducted using Vacuum Liquid Chromatography and Column Chromatography method. Antioxidant activity was determined using DPPH free radical scavenging methods. The isolation works afforded 10 mg of pure compound CHP1 which was obtained as white crystal, with its melting point of 165167ºC, soluble in chloroform and slightly soluble in methanol. This compound gave positive reaction with Liebermann-Burchard (LB) reagent and concluded as terpenoid. Based on it UV spectrum, this compound showed a λ max of 316 nm. Its FT-IR spectrum showed appearence of some functional groups of OH, C-H aliphatic, C=O ester,C=C alkene, CH bending and C-O. The 1 H-NMR spectrum showed the alkene protons and methyl protons which is a characteristic of terpenoid compounds. The pure compound (CHP1) provided a weak antioxidant activity with the IC 50 of 327,01μg/mL. Keywords: Antioxidant, DPPH, Isolation, Senduduk Bulu (Clidemia hirta (L.) D. Don) fruit PENDAHULUAN Setiap tumbuhan memiliki beragam kandungan senyawa kimia serta memiliki khasiat dan manfaat. Upaya pencarian tumbuhan berkhasiat obat telah lama dilakukan, baik untuk mencari senyawa baru ataupun menambah keanekaragaman senyawa yang telah ada. Pencarian tersebut dilakukan