ẟELT∆ Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika p.ISSN: 2303 -3983 e.ISSN:2548-3994 Vol. 7 No. 2 Juli 2019 Hal 65 – 72 Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal−Soal HOTS Materi Segiempat dan Segitiga Ditinjau dari Gender Lulun Indraswari1, Anggun Wiji Lestari2, Ratri Candra Hastari3 1,2,3 Pendidikan Matematika, STKIP PGRI Tulungagung Jalan Mayor sujadi Timur No.7 Tulungagung Lulunindraswari@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan dan faktor –faktor penyebab dalam menyelesaikan soal–soal HOTS Siswa SMP ditinjau dari gender. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini di laksanakan di SMP N 1 Pogalan Trenggalek. Subjek penelitian yaitu 31 siswa kelas VII F. Instrumen yang digunakan berupa RPP, soal tes, dan lembar observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal – soal HOTS menunjukkan bahwa siswa laki–laki mengalami kesulitan pada tahap analisis dan evaluasi sedangkan siswa perempuan mengalami kesulitan pada tahap evaluasi dan mencipta. Adapun faktor–faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa adalah siswa tidak terbiasa untuk menyelesaikan soal yang berhubungan dengan materi tersebut, siswa kurang tertarik dalam mempelajari materi segiempat, serta siswa cenderung bergantung pada bantuan guru. Kata kunci: Gender, HOTS, Segiempat dan Segitiga. Abstrack This study aims to determine the difficulties and causal factors in solving questions about the HOTS of junior high school students in terms of gender. This research is a type of descriptive research with the approach used is a qualitative approach. This research was carried out in state junior high school 1 Pogalan Trenggalek. The research subjects were 7 students in grade VII F. The instrument used is a learning implementation plan, test questions, and observation sheets. The results of the analysis indicate that the difficulties experienced by students in completing questions about HOTS indicate that male students have difficulty in the analysis and evaluation stage while female students have difficulty in the stage of evaluation and creating. As for the factors that cause difficulties experienced by students are students are not accustomed to solving questions related to the material, students are less interested in the material, an students tend to depend on the help of the teacher. Kata kunci: Gender, HOTS, Quadrilateral and Triangle. 1. PENDAHULUAN Tujuan utama dari high order thinking skills adalah bagaimana meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik pada level yang lebih tinggi, terutama yang berkaitan dengan kemampuan untuk berpikir secara kritis dalam menerima berbagai jenis informasi, berpikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah menggunakan pengetahuan yang dimiliki serta membuat keputusan dalam situasi–situasi yang kompleks (Saputra, 2016:91-92) dalam artikel (Husna Nur Dinni, 2018). Konsep dari high order thinking skills didasari oleh beberapa pendapat, seperti bisa dilihat pada tabel berikut: