DRAFT JURNAL 1 Analisis Kinerja Jaringan VPN Menggunakan Protokol L2TP Dan SSTP Pada Sistem Hotspot Di Cloud Berbasis MikroTik Performance Analysis of VPN Network Using L2TP And SSTP Protocol on A MikroTik Cloud Based Hotspot System Perdana Wisnu Hartanto 1 , Rama Aria Megantara 2 1,2 Fakultas Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Universitas Dian Nuswantoro E-mail: 1 111201710309@mhs.dinus.ac.id, 2 aria@dsn.dinus.ac.id Abstrak VPN merupakan teknologi yang memungkinkan sebuah perangkat khususnya router dapat terhubung satu sama lain meskipun berbeda lokasi dengan memanfaatkan IP Publik pada salah satu perangkat. Pertukaran data jadi lebih aman dengan teknologi ini, karena telah mendukung sistem enkripsi, koneksi dilakukan secara point-to-point, dan lebih menghemat resource karena device dapat terhubung secara langsung tanpa menambah perangkat atau membangun infrastruktur sebagai penghubung antar device tersebut secara fisik. Penggunaan VPN cocok jika diaplikasikan ke dalam sebuah sistem hotspot yang dimana membutuhkan penggunaan resource yang seminimal mungkin namun memiliki kapasitas yang tinggi. Hal ini dilatarbelakangi dengan semakin banyaknya pengguna layanan hotspot di tempat umum dan banyak pelaku bisnis dari layanan ini menerapkan sistem hotspot yang terpusat, dimana menggunakan MikroTik berbasis CHR (Cloud Hosted Router) dan User Manager yang telah diinstal di cloud sebagai gateway dari RADIUS atau sistem hotspot, sehingga hanya membutuhkan satu router yang bertindak sebagai controller pada sistem tersebut, dan manajemen hotspot dapat dilakukan secara terpusat. Tentu ini akan bisa lebih menghemat resource dari keseluruhan infrastruktur sistem hotspot tersebut. Pada studi kasus ini, penulis membandingkan dua metode tunneling yakni L2TP (Layer 2 Tunneling Protocol) dan SSTP (Secure Socket Tunneling Protocol), kedua protokol ini memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari penggunaan port hingga metode enkripsi yang digunakan. Penelitian dilakukan dengan mengukur nilai latency, bandwith, serta pengujian layanan hotspot kepada client secara langssung. Sehingga penulis dapat menentukan protokol VPN manakah yang lebih optimal dan cocok digunakan diimplementasikan kedalam sistem hotspot berbasis cloud. Kata kunci: VPN, MikroTik, RADIUS, User Manager, Cloud Computing Abstract VPN is a technology that allows a device, especially a router, to connect even though they are in different locations by utilizing a Public IP on one of the devices. Data exchange is safer with this technology, because it supports encryption system, point-to-point connections, and saves more resources because devices can be connected directly without adding devices or building infrastructure as a physical liaison between these devices. The use of a VPN is suitable if applied to a hotspot system that requires minimal use of resources but offers a high capacity. This was motivated by the increasing number of hotspot service users in public places and many businesses from this service implementing a centralized hotspot system, which uses a MikroTik based CHR (Cloud Hosted Router) and User Manager that has been installed in the cloud as a gateway for RADIUS or a hotspot system. So, it only needs one router to act as a controller on the system, and hotspot management can be done centrally. This will save more resources from the entire infrastructure of the hotspot system. In this case, the authors compare two tunneling