Jurnal Ilmiah Mandala Education http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JIME/index terakreditasi Peringkat 4 (No. SK: 36/E/KPT/2019) Vol. 7 No. 1. Januari 2021 p-ISSN: 2442-9511 e-ISSN: 2656-5862 JurnalIlmiah Mandala Education |84 EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS TERPADU Martin Kahfi 1 , Wawat Setiawati 2 , Yeli Ratnawati 3 , Asep Saepuloh 4 Magister Pendidikan Indonesia, Teknologi Pendidikan, Institut Pendidikan Indonesia Abstract. Effective learning can be supported by a communication relationship between educators and students and a good learning environment. Based on the results of observations in schools, most of the student's learning achievement is still low, so it is necessary to apply a new innovation to optimize the learning process and outcomes. The purpose of this study was to determine the effectiveness of using contextual approaches assisted by audiovisual media in increasing student motivation and learning achievement in Integrated Social Science. The research design used a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group design. The results showed that the learning achievement in the experimental class was higher with an average of 82 compared to the control class with an average of 65, meaning that the use of a contextual approach assisted by audiovisual media was more effective than conventional methods in increasing student learning achievement in Integrated social science. A significant increase in student motivation between before and after learning using contextual learning assisted by audiovisual media. Keywords: Contextual Approach, Learning Motivation, Learning Outcomes Abstrak. Pembelajaran yang efektif dapat ditunjang dengan hubungan komunikasi antara pendidik dan peserta didik serta lingkungan belajar yang baik. Berdasarkan hasil pengamatan disekolah sebagian besar prestasi belajar siswa masih rendah maka perlu diterapkan suatu inovasi baru untuk mengoptimalkan proses dan hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan pendekatan kontekstual berbantuan media audiovisual dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPS Terpadu. Desain penelitian ini menggunakan metode Expermental quasy design menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan prestasi belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu dengan rata-rata 82 dibandingkan kelas kontrol dengan rata-rata 65 artinya penggunaan pendekatan kontekstual berbantuan media audiovisual lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran IPS Terpadu. Peningkatan motivasi belajar siswa yang signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kontekstual berbantuan media audiovisual. Kata Kunci: Pendekatan Kontekstual, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar LATAR BELAKANG Keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh guru dalam merancang pembelajaran dan mengimplemtasikan program pembelajaran dikelas. Teknologi pendidikan merupakan penggabungan antara teknologi pembelajaran, teknologi belajar, teknologi perkembangan, teknologi pengelolaan dan teknologi-teknologi lain untuk keperluan pemecahan masalah-masalah pendidikan. Sedangkan teknologi pembelajaran dikatakan sebagai penerapan secara sistematik dan sistematis dan tehnik-tehnik yang dirumuskan dari berbagai teori untuk keperluan pemecahan masalah-masalah pembelajaran.(Darmawan, 2012) Dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas sarana atau media pembelajaran termasuk teknologi pembelajaran yang sangat membantu guru dalam mencapai tujuan-tujuan pembelajaran. Peran seorang pendidik sebagai pengembang ilmu sangat besar untuk memilih dan melaksanakan pembelajaran yang efektif dan efisien bagi peserta didik. Pembelajaran yang baik dapat ditunjang dari suasana pembelajaran yang kondusif serta hubungan komunikasi antara pendidik, peserta didik dapat berjalan dengan baik. Proses pembelajaran akan efektif manakala memanfaatkan berbagai sarana dan prasarana yang tersedia termasuk memanfaatkan berbagai sumber belajar. Peserta didik dalam melakukan aktivitas belajar memerlukan adanya pendorong atau motivasi tertentu agar proses belajarnya dapat