Diterima: 18-12-2019 | Revisi: 21-12-2019 | Diterbitkan: 31-12-2019 | DOI: 10.37034/jidt.v1i4.23 47 Jurnal Informasi & Teknologi http://www.jidt.org 2019 Vol. 1 No. 4 Hal: 47-54 ISSN: 2714-9730 (electronic) Pemilihan Supplier Obat yang Tepat Menggunakan Metode Multi Attribut Utility Theory Selvia Djasmayena 1 , Yuhandri Yunus 2 , Rezi Elsya Putra 3 1,2 Teknik Informatika, Pasca Sarjana, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang. 3 Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Muhammadiyah Batam. s.djasmayena@yahoo.com Abstract Drug suppliers are those who sell and distribute drugs to pharmacies or sections that carry out pharmaceutical activities. Selection of the right supplier can support the operational activities of the pharmacy. Pharmacists must know the right criteria in choosing a supplier. Criteria determined by pharmacies not all suppliers can fulfill it. Overcoming this decision support system is very necessary in the selection of suppliers. Multi-Attribute Utility Theory is a ranking method that helps in supporting supplier selection decisions at Pekanbaru Assyafni Pharmacy. Supplier selection uses 15 sample supplier data and 5 criterion data used as a basis for supplier selection. Such as drug production, delivery time, quality stability, service response, and guarantee. The results of the study get a high degree of accuracy that is 86.67% of the right suppliers and in accordance with the realization of test data. So this research is very important in choosing the right supplier. Keywords: Drug Suppliers, Multi-Atribut Utility Selection, Pharmacist, Decision Support System, Supplier Selection. Abstrak Supplier obat adalah pihak yang menjual dan menyalurkan obat kepada apotik atau bagian yang melakukan kegiatan kefarmasian. Pemilihan supplier yang tepat dapat menunjang kegiatan operasional apotik. Apoteker harus tahu kriteria yang tepat dalam memilih supplier. Kriteria yang ditetapkan apotik tidak semua supplier dapat memenuhinya. Mengatasi hal tersebut Sistem Pendukung Keputusan sangat diperlukan dalam pemilihan supplier. Multi-Atribut Utility Teori adalah metode perengkingan yang membantu dalam mendukung keputusan pemilihan supplier pada Apotik Assyafni Pekanbaru. Pemilihan supplier menggunakan 15 sampel data supplier dan 5 data kriteria yang dijadikan dasar dalam pemilihan supplier. Seperti produksi obat, waktu pengiriman, kestabilan kualitas, respon pelayanan, dan memberikan garansi. Hasil penelitian mendapatkan tingkat akurasi tinggi yaitu 86,67% terhadap supplier yang tepat dan sesuai dengan realisasi data uji. Sehingga penelitian ini sangat penting dalam pemilihan supplier yang tepat. Kata kunci: Supplier Obat, Multi-Atribut Utility, Apoteker, Sistem Pendukung Keputusan, Pemilihan Supplier. © 2019 JIdT 1. Pendahuluan Apotik yang baik selalu menyediakan obat sebagai bahan baku untuk barang dagangannya. Untuk menjaga ketersediaan obat, maka apotik sangat tergantung pada penyedia bahan baku. Penyedia bahan baku dibutuhkan dalam proses produksi. Penyedia berfungsi sebagai supplier [1]. Pemilihan supplier merupakan hal penting pada Apotek yang akan meningkatkan aktivitas pembelian dan berdampak pada kualitas serta ketersediaan [2]. Pada apotik sering terjadi permasalahan dalam pemilihan supplier. Pemilihan supplier harus memiliki kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan apotik tetapi ada beberapa supplier dapat memenuhinya. Untuk mengatasi hal tersebut sistem pendukung keputusan sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan hasil akhir dari proses perhitungan [3]. Sistem pendukung keputusan (Decision Support System) adalah sistem yang menghasilkan alternatif kriteria untuk memecahkan suatu masalah dan dapat membantu dalam pengambilan keputusan serta alat bantu untuk memuaskan semua pihak [4, 5]. Di mana, Sistem pendukung keputusan (SPK) telah banyak