BIOEDUSCIENCE ISSN: 2614-1558 (Online) Vol. 04, No. 01: 106-112. Juni. 2020 ISSN: 2614-154X (Print) https://journal.uhamka.ac.id/index.php/bioeduscience | 106 RESEARCH ARTICLE OPEN ACCESS Penggunaan Serbuk Piper ornatum terhadap Kematian Larva Musca domestica The Using Piper ornatum as Biopesticide Larvae Musca domestica Violita Pita Nugraheni 1 , Anita Dewi Moelyaningrum 1* , Prehatin Trirahayu Ningrum 1 1 Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jl. Kalimantan No.42, Krajan Timur, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68121 * Email Koresponden: anitamoelyani@gmail.com doi: http://dx.doi.org/10.29405/j.bes/41106-1124341 Received: 27 Januari 2020 | Accepted: 16 Mei 2020 | Published: 30 Juni 2020 Abstrak Background: Background: Sirih merah (Piper ornatum) mengandung beberapa senyawa antara lain flavonoid, alkaloiad, tanin, dan minyak atsiri yang memiliki kemampuan sebagai bioinsectisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan jumlah kematian larva lalat rumah (Musca domestica) yang dipapar sirih merah pada kelompok control (0%) dan kelompok perlakuan dengan konsentrasi 1%; 1,5 % dan 2% selama 24 jam. Metode: yang digunakan adalah metode true experimental dengan desain only posttes control group design. Terdapat 4 perlakuan dengan 6 replikasi setiap perlakukan. Setiap perlakuan dipaparkan pada 8 ekor larva, sehingga jumlah larva yang digunakan dalam penelitian ini adalah 192 ekor. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa serbuk sirih merah memang efektif dalam membunuh larva Musca domestica akan tetapi masih membutuhkan waktu yang lama yaitu minimal 24 jam. Diperlukan pemberian konsentrasu minimal 2% apabila digunakan sebagai biopestisida untuk menurunkan tingkat kepadatan lalat. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kematian larva Musca domestica pada pemberian serbuk sirih merah (Piper ornatum) Kata kunci: Insektisida; lalat rumah; sirih merah Abstract Background: Red betel (Piper ornatum) contains several compounds including flavonoids, alkaloids, tannins, and essential oils that have the ability as bioinsecticides. The purpose of this study was to analyze the differences in the number of deaths of house fly larvae (Musca domestica) exposed to red betel in the control group (0%) and the treatment group with a concentration of 1%; 1.5% and 2% for 24 hours. Methods: used is true experimental method with only posttes control group design. There were 4 treatments with 6 replications per treatment. Each treatment was described on 8 larvae, so the number of larvae used in this study was 192 tails. Results: Research shows that red betel powder is indeed effective in killing Musca domestica larvae, but it still requires a long time, which is at least 24 hours. Concentration is needed at least 2% if used as a biopesticide to reduce the density of flies. Conclusion: There was no significant difference in the mortality of Musca domestica larvae in the administration of red betel powder (Piper ornatum. Keywords: Insecticide; house fly; Piper ornatum Cara citasi: Moelyaningrum, A.D. 2020. Penggunaan Serbuk Piper ornatum Terhadap Kematian Larva Musca domestica Bioeduscience: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 04(01): 106-112. Doi: http://dx.doi.org/10.29405/j.bes/41106-1124341 © 2020 Oleh Bioeduscience: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, Uhamka, Jakarta. Artikel ini bersifat open access yang didistribusikan di bawah syarat dan ketentuan Creative Commons Attribution (CC-BY) license. (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/)