SATIN Sains dan Teknologi Informasi Journal Homepage : http://jurnal.sar.ac.id/index.php/satin Deni Apriadi Email: denidrv@gmail.com. Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dalam Seleksi Panitia Pengawas Kecamatan Deni Apriadi 1 , Alfiarini 2 1 STMIK Bina Nusantara Jaya, denidrv@gmail.com, Jl. Yos Sudarso No. 97A Lubuklinggau, Indonesia 2 STMIK Bina Nusantara Jaya, alfiarini3@gmail.com, Jl. Yos Sudarso No. 97A Lubuklinggau, Indonesia Informasi Makalah Abstrak Submit Revisi Diterima : Apr 28, 2021 : May 27, 2021 : Juni 15, 2021 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan merupakan lembaga pengawas pemilu yang di bentuk oleh Bawaslu Kabupaten / Kota untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilu yang ada di tingkat kecamatan. Pemilu yang demokratis merupakan tujuan utama di bentuknya Panwascam sehingga penyelenggaraan Pemilu ditingkat kecamatan berjalan sesuai dengan amanat undang-undang. Untuk menghindari terjadinya subyektivitas dan nepotisme dalam seleksi Panwascam maka perlu adanya Sistem Pendukung Keputusan untuk membantu Ketua Bawaslu dalam mengambil keputusan. Sistem Pendukung Keputusan merupakan sistem yang dapat dijadikan alternatif untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan. Salah satu metode yang dapat di gunakan yaitu Analytical Hierarchy Proses (AHP). Masalah yang bersifat kompleks bisa di selesaikan dengan metode AHP. Seleksi Panwascam dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan dan menggunakan kriteria-kriteria yang sudah di tetapkan yaitu Tes Tertulis, Tes Wawawancara, Kejujuran, Loyalitas, Kerjasama sedangkan alternatifnya yaitu Wiryawan, Febri Kamseno, M. Hadi Wijaya, Andang Krisna. S, Ahmad Syukur, Wahyu Hidayat. Dari kriteria tersebut dibandingkan kriteria dengan kriteria, kriteria dengan alternatif dan menetukan prioritas berdasarkan pringkat dari setiap alternatif. Kemudian dari hasil analisis dan perhitugan tersebut diuji dengan menggunakan aplikasi SuperDecisions Kata Kunci : AHP SPK Seleksi Panitia pengawas kecamatan Abstract The District Election Supervisory Committee is an election supervisory agency formed by the Regency / City Bawaslu to supervise the implementation of elections at the sub-district level. Democratic elections are the main goal in the form of Panwascam so that the implementation of elections at the sub-district level runs in accordance with the mandate of the law. To avoid subjectivity and nepotism in the selection of Panwascam, it is necessary to have a Decision Support System to assist the Chairperson of Bawaslu in making decisions. Decision Support System is a system that can be used as an alternative to assist in the decision-making process. One method that can be used is the Analytical Hierarchy Process (AHP). Complex problems can be solved using the AHP method. The selection of Panwascam is carried out by the Regency/City Bawaslu in accordance with the laws and regulations and uses predetermined criteria, namely Written Test, Interview Test, Honesty, Loyalty, Cooperation, while the alternatives are Wiryawan, Febri Kamseno, M. Hadi Wijaya, Andang Krishna. S, Ahmad Syukur, Wahyu Hidayat. From these criteria, criteria are compared with criteria, criteria with alternatives and determine priorities based on the ranking of each alternative. Then the results of the analysis and calculations were tested using the SuperDecisions application.