CENDEKIA Jurnal Ilmu Administrasi Negara Volume VIII No 2 Juli - Desember 2015 Pusat Studi Sosial dan Kebijakan (PUSAKA) FISIP – Universitas Majalengka 27 ISSN 1907-6711 PELAKSANAAN MOTIVASI OLEH CAMAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT SINDANGWANGI KABUPATEN MAJALENGKA Oleh : Deni Herdiana, S.IP., M.Si ABSTRAK Berdasarkan pengamatan penyusun masih ditemukan adanya masalah yaitu kurang tercapainya disiplin kerja pegawai dengan ditandai dari tingkat kegiatan pegawai Kantor Camat Sindangwangi Kabupaten Majalengka terhadap disiplin waktu kerja masih rendah. Hal tersebut terlihat dari penggunaanw aktu yang tidak sesuai dengan aturan, yaitu masuk kerja jam 07:30 WIB dan pulang jam 13:00 WIB, seharusnya masuk jam 07:00 dan pulang jam 15:00. Kemudian dilihat dari sikap dan prilaku pegawai Kantor Camat Sindangwangi Kabupaten Majalengka dengan pelaksanaan pekerjaannya kurang menunjukan disiplin yang tinggi. Contohnya pegawai dalam melaksanakan tugasnya kurang maksimal, seperti nongkrong diwarung, mengobrol dan baca Koran pada jam kerja. Hal tersebut diatas timbul sebagai akibat dari kurangnya pelaksanaan motivasi oleh Camat di Kantor Camat Sindangwangi Kabupaten Majalengka. Dalam penelitian ini penyusun menggunakan metode deskriptif analitis, yaitu metode yang dipergunakan untuk menggambarkan atau melukiskan suatu peristiwa atau masalah yang uptodate, melakukan penelitian ke lapangan guna memperoleh data yang akurat kemudian data tersebut dikumpulkan, diklasifikasikan, diolah, dianalisis dan disimpulkan. Berdasarkan penelitian dalam pelaksanaan motivasi diperoleh bahwa angka rata-rata nilai tertinggi baru mencapai 71% dan baru mencapai predikat “Cukup Baik”. Kemudian pelaksanaan disiplin kerja pegawai bahwa secara umum belum memiliki disiplin kerja yang optimal. Hal ini terbukti dari nilai rata-rata indikator disiplin kerja yaitu sebesar 65,16 % itu artinya baru mencapai predikat “Cukup Baik”. Pelaksanaan motivasi berpengaruh terhadap disiplin kerja pegawai pada Kantor Camat Sindangwangi Kabupaten Majalengka. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang dilakukan penyusun yaitu pencapaian presentase rata-rata penerapan asas-asas motivasi oleh Camat yang mencapai predikat “cukupbaik”, namun baru mencapai interval terendah berdasarkan pengukuran analisis data, sehingga menghambat terhadap semangat serta disiplin kerja pegawai pada Kantor Camat Sindangwangi Kabupaten Majalengka baru mencapai predikat “cukupbaik”. PENDAHULUAN Pembangunan daerah merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, karena pembangunan daerah menjadi salah satu indikator masalah atau penunjang demi terwujudnya pembangunan nasional. Oleh karena itu pemerintah pusat memberikan kewenangan otonomi yang seluas-luasnya kepada Pemerintah Daerah untuk mengatur rumah tangganya sendiri sesuai