Multidisciplinary Journal - Volume 4, Nomor 1, 2021 © Multidisciplinary Journal– ISSN: 2716-2419, All rights reserved Multidisciplinary Journal Journal homepage: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/multijournal Pengaruh Usia Dan Pendidikan Terhadap Implementasi nisiasi Menyusu Dini (IMD) Pada Pasien Post Sectio Caesarea The Effect of Age and Education on the Implementation of Early Initiation Breastfeeding (EIBF) in Post Sectio Caesarea Patients Meylina Parela Ningsih 1 , FX. Ady Soesetijo 2 , Dewi Rokhmah 3 1 Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember 2 Program Studi Ilmu Kedokteran Gigi Univeristas Jember 3 Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember Email: meylina05@gmail.com Artikel Diterima: DD MM 2020 . Proses Submit: , Revisi: 2020. ABSTRACT. Inisiasi menyusu dini (IMD) pada pasien post sectio caesarea merupakan proses menyusu bayi kepada ibunya segera setelah lahir dengan meletakkan bayi di dada atau perut ibu agar terjadi kontak kulit ibu dan bayi (skin to skin contact) dan membiarkan bayi mencari sendiri puting susu ibunya lalu menyusu sampai puas. Manfaat dari IMD ini sangat besar bagi ibu dan bayi diantaranya mempercepat pengeluaran kolostrum sebagai antibodi bayi sehingga mencegah terjadinya infeksi, mencegah terjadinya hipotermia dan hipoglikemia serta mencegah anemia akibat perdarahan setelah melahirka. Dengan demikian IMD ini menjadi penting untuk dilaksanakan baik bagi ibu dengan persalinan normal maupun dengan tindakan sectio caesarea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia dan pendidikan ibu terhadap implementasi inisiasi menyusu dini (IMD) pada pasien post sectio caesarea. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Bina Sehat Jember pada bulan April 2021. Data yang diperoleh dari data primer 99 responden dengan mengisi kuesioner dan melakukan observasi langsung. Analisis data yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan alat pengolah data statistik SPSS. Hasil pengujian instrumen menunjukkan bahwa semua variabel valid dan reliabel sebagai alat pengumpul data. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) Usia tidak berpengaruh signifikan terhadap implementasi IMD pada pasien post sectio caesarea (p=0,769) karena indikasi persalinan dengan sectio caesarea tidak dilakukan pada pasien dengan usia resiko tinggi, tetapi juga pada usia produktif. 2) Pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap implementasi IMD pada pasien post sectio caesarea (p=0,284) karena pengetahuan tentang pentingnya inisiasi menyusu dini dan bagaimana cara melakukannya tidak didapatkan selama pendidikan formal melainkan dari pendidikan non formal dan media edukasi lainnya, sehingga diperlukan media edukasi yang lain agar dapat mendukung pelaksanaan IMD terutama pada pasien post sectio cesarea. Kata Kunci: Inisiasi Menyusu Dini, Pendidikan, Sectio Caesarea,Usia ABSTRACT. Early initiation of breastfeeding (EIBF) in post sectio caesarea patients is the process of breastfeeding the baby to his mother immediately after birth by placing the baby on the mother's chest or abdomen so that skin-to-skin contact occurs and letting the baby find the mother's nipple and then breastfeed until satisfied. The benefits of IMD are very large for mothers and babies including accelerating the production of colostrum as a baby antibody so as to prevent infection, prevent hypothermia and hypoglycemia and prevent anemia due to bleeding after delivery. IMD becomes important to be carried out both for mothers with normal labor and with the act of sectio caesarea. This study aims to determine the effect of maternal age and education on the implementation of early initiation of breastfeeding (IMD) in post sectio caesarea patients. This type of research was analytic observational with cross sectional design. Data obtained from primary data 99 respondents by filling out a questionnaire and direct observation. The research site at Bina Sehat Jember Hospital in April 2021. Data obtained from the primary data of 99 respondents by filling out questionnaires and making direct observations. Data analysis used is bivariate analysis using SPSS statistical data processing tool. The results of the instrument test show that all variables were valid and reliable as a data collection tool. The results of data analysis showed that: 1) Age had no significant effect on the implementation of IMD in post sectio caesarea patients (p = 0.769) because the indication for delivery by sectio caesarea was 7