JURNAL ILMIAH AQUINAS p-ISSN: 2615-7683 http://ejournal.ust.ac.id/index.php/Aquinas/index e-ISSN: 2714-6472 Volume: 4 No. 1 Januari 2021 JURNAL ILMIAH AQUINAS Terbit Juli dan Januari Setiap Tahunnya 65 ANALISIS PEMAHAMAN SISWA PADA KONSEP FOTOSINTESIS MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK BERTINGKAT DUA (TWO TIER DIAGNOSTIC TEST) DI KELAS IV SD 08 ENAM LINGKUNG Sisri Wahyuni 1 , Riri Marfilinda 2 , Reni syafrina Gusti 3 . 1,2,3. STKIP Adzkia Padang, Indonesia. Email: wahyunisisri1985@gmail.com 1 , ririmarfilinda@gmail.com 2 , renisyafrinagusti@gmail.com 3 . ABSTRACT In the learning process the teacher must always identify the causes of students' low understanding of the concept of learning. This study aims to describe the level and causes of misconceptions about photosynthesis in grade IV students. Based on the two-tiered diagnostic test, it was found that there was a misconception of the concept of parts of green plants that could be used by 18 out of 26 students with a percentage of 69%. This research was conducted at SD 08 Enam Lingkung. This type of research is qualitative descriptive with research subjects consisting of 26 students. The data collection of this research is a questionnaire and a test. The results showed that the highest misconception occurred in the concept of part of green plants that could be utilized with a percentage of 69%, while the lowest misconception was found in the concept of the role of green plants with a percentage of 23%. Based on the data above, it can be concluded that there were misconceptions about the concept of photosynthesis in fourth grade students of SD 08 Enam Lingkung. Keywords: Photosynthetic concept; Misconception; diagnostic test ABSTRAK Dalam proses pembelajaran guru harus selalu mengidentifikasi penyebab rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman dan penyebabnya pada konsep fotosintesis pada siswa kelas IV. Berdasarkan tes diagnostik bertingkat dua ditemukan masih adanya miskonsepsi pada konsep fotosintesis yakni 18 dari 26 siswa dengan presentase 69%. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri sebanyak 26 siswa. Penelitian ini menggunakan instrument kuesioner dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi tertinggi terjadi pada konsep bagian tumbuhan hijau yang dapat dimanfaatkan dengan presentase 69%, sedangkan presentase miskonsepsi terendah ditemukan pada konsep peran tumbuhan hijau dengan presentase 23%. Berdasarkan data di atas maka dapat disimpulkan bahwa ditemukannya adanya miskonsepsi tentang konsep fotosintesis pada siswa kelas IV SD 08 Enam Lingkung. Kata kunci : Fotosintesis; Pemahaman; Miskonsepsi; Tes diagnostik. PENDAHULUAN Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) membutuhkan penguasaan pengetahuan untuk membentuk pemahaman siswa. Konsep merupakan landasan berpikir untuk memecahkan masalah dalam belajar. Kenyataannya, miskonsepsi menjadi hambatan bagi pembelajaran IPA. Miskonsepsi dapat terjadi ketika siswa sedang berusaha membentuk pengetahuan dengan cara menerjemahkan pengalaman baru dalam bentuk konsepsi awal. Pembentukan konsepsi awal ini dapat dimulai ketika siswa mendapatkan pengalaman pembelajaran di sekolah maupun di lingkungannya sendiri (Mustakim, 2014:146-147) Miskonsepsi ini merupakan masalah utama dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) karena miskonsepsi yang muncul pada siswa secara terus menerus dapat mengganggu pembentukan konsepsi ilmiah dan miskonsepsi juga merupakan sumber kesulitan siswa. Miskonsepsi dapat terjadi pada semua jenjang pendidikan mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Miskonsepsi terhadap pembelajaran IPA di SD juga dialami