Jurnal ABDIMAS-HIP Vol 1 No 2 Agustus 2020 e-ISSN : 2721-5229 p-ISSN : 2720-9121 52 Remaja Sehat dalam Bersosialisasi Alfi Noviyana, Nofita Tri Lestari, Devi Sovina Email: alfinovi13@gmail.com Prodi Kebidanan D III, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia Jl. Soepardjo Roestam Km. 7, Sokaraja, Purwokerto Telp. (0281) 6844252, 6844253/ Fax (0281) 637239 Abstrak Remaja yang tinggal di panti asuhan tentunya berbeda dengan remaja yang tinggal di rumah dengan memiliki keluarga yang utuh. Remaja mitra ini menjadi lebih rentan terhadap berbagai masalah, baik masalah sosial, psikologi maupun kesehatan reproduksi. Tujuan kegiatan pengabdian ini memberikan informasi dan pengetahuan yang berhubungan dengan kesehatan sosial dan berbagai resiko yang dapat dialami oleh remaja, melatih remaja untuk mencari pertolongan bila tidak dapat memecahkan masalah yang sedang dihadapi. Kegiatan pengabdian ini meggunakan metode fasilitasi. Kegiatan diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post test. Kegiatan fasilitasi dilakukan 2 kali. Kegiatan diikuti oleh mitra dengan konsisten dan aktif. Hasil kegiatan ini ada peningkatan pengetahuan mitra tercermin dalam peningkatan nilai post test, mitra mampu menunjukkan keterampilan mengidentifikasi masalah dan kemampuan berkomunikasi interpersonal, dan mau menungkapkan pendapat. Hambatan dari kegiatan ini adalah Tim pengabdian belum mampu menjadi pendamping bagi mitra yang menghadapi masalah sosial, sehingga tim melaporkan dan mendiskusikannya dengan pengasuh panti asuhan putri, tentang temuan-temuan permasalahan yang dihadapi peserta mitra. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini meningkatkan wawasan dan pengetahuan mitra terhadap kesehatan jiwa, pertemanan yang sehat dan tekanan pergaulan yang dapat mereka alami. Sehingga paham, apa yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan psikologis yang dihadapi. Kata Kunci: remaja; sehat bersosialisasi. Abstract Adolescents who live in orphanages are certainly different from teenagers who live at home with a complete family. These teenage partners are more vulnerable to various problems, including social, psychological and reproductive health problems. The purpose of this service activity is to provide information and knowledge related to social health and various risks that can be experienced by adolescents. To train adolescents to seek help if they cannot solve the problems they are facing. This service activity uses the facilitation method. The activity begins with a pre test and ends with a post test. Facilitation activities were carried out 2 times. Activities followed by partners consistently and actively. The result of this activity is an increase in partner knowledge, reflected in an increase in post test scores, partners are able to demonstrate problem identification skills and interpersonal communication skills, and are willing to express opinions. The obstacle to this activity is that the community service team has not been able to become a companion for partners who are facing social problems, so the team reports and discusses them with the caregivers of the female orphanage, about the findings of problems faced by partner participants. The conclusion of this service activity increases partners' insights and knowledge about mental health, healthy friendships and social pressures that they can experience. So that you understand, what must be done to overcome the psychological problems faced. .Keywords: adolescents; healthy socializing.