TEKNOMATIKA ISSN:1979-7656 Vol.12, No.2, Januari, pp. 49~56 49 http://ejournal.unjaya.ac.id/index.php/Teknomatika/ Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Ketua HMMI UNMER Madiun Menggunakan Simple Additive Weighting (SAW) Shania Putri Windiastik* 1 , Elsha Novia Ardhana 2 , Pradityo Utomo 3 , Dwi Nor Amadi 4 1,2,3,4 Manajemen Informatika, Univeristas Merdeka Madiun, Indonesia e-mail: * 1 shaniaputriwindiastik@gmail.com, 2 elshaelshi5@gmail.com, 3 pradityo@unmer-madiun.ac.id, 4 dwinor@unmer-madiun.ac.id Abstract - At every university, there are student organizations, one of which is at the study program level. The Informatics Management Student Association (HMMI) at Unmer Madiun is an example of a student organization at the study program level. In selecting the HMMI chair, there are still obstacles, namely manual evaluation which is less effective in the selection process to determine the prospective HMMI chair in accordance with the criteria. Elections made manually such as voting are still inaccurate because the assessment of each individual can be subjective rather than objectively. So to solve this problem the researchers used a Decision Support System with the SAW method for the selection of HMMI chairman candidates with the criteria weighting parameters that have been determined. For the selection of HMMI chairs, there are criteria, including GPA, attendance lectures, vision and mission, organizational experience, and general insight. SAW method is a method that selects the best alternative from a number of other options based on the criteria determined by ranking. This method performs calculations that provide specific criteria so that the results obtained are used to be the final value in decision making. These criteria can be developed more broadly based on the needs used in electing HMMI chairs. In this research succeeded in making the application of Decision Support Systems as a supporter of the Election of Chairman of HMMI UNMER Madiun. Keywords - Information Management Student Associations chair, Decision Support System, Simple Additive Weghting Abstrak - Pada setiap Perguruan Tinggi terdapat organisasi kemahasiswaan, salah satunya di tingkat prodi. Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika (HMMI) di Unmer Madiun adalah salah satu contoh organisasi kemahasiswaan pada tingkat prodi. Dalam memilih ketua HMMI masih terdapat kendala yaitu penilaian secara manual yang kurang efektif dalam proses penyeleksian untuk menentukan calon ketua HMMI sesuai dengan kriteria. Pemilihan yang dilakukan secara manual seperti melakukan voting masih kurang akurat karena penilaian dari masing-masing individu bisa secara subyektif bukan secara obyektif. Maka untuk memecahkan masalah tersebut peneliti menggunakan Sistem Pendukung Keputusan dengan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk pemilihan calon ketua HMMI dengan parameter bobot kriteria yang telah di tentukan. Untuk pemilihan ketua HMMI terdapat kriteria, antara lain IPK, absensi kuliah, visi dan misi, pengalaman berorganisasi dan wawasan umum. Metode SAW merupakan metode yang menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan dengan melakukan perankingan. Metode ini melakukan perhitungan yang menyediakan kriteria tertentu sehingga diperoleh hasil yang digunakan menjadi nilai akhir dalam pengambilan keputusan. Kriteria-kriteria tersebut dapat dikembangkan lebih luas berdasarkan kebutuhan yang digunakan dalam memilih ketua HMMI. Pada penelitian ini berhasil dalam membuat aplikasi Sistem Pendukung Keputusan sebagai pendukung Pemilihan Ketua HMMI UNMER Madiun. Kata kunci Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika, Sistem Pendukung Keputusan, Simple Additive Weighting I. PENDAHULUAN Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika (HMMI) merupakan organisasi kemahasiswaan intrakampus yang beranggotakan mahasiswa prodi Manajemen Informatika. Setiap organisasi tentu memiliki pengurus pada setiap bidangnya. Pengurus organisasi tersebut bertugas untuk menjalankan semua kegiatan dalam organisasi. Dari berbagai bidang pengurus dalam menjalankan organisasi diperlukan seorang pemimpin yang bertugas mengatur segala kegiatan dalam organisasi. Ketua HMMI memiliki masa jabatan selama satu tahun. Selanjutnya, jabatan ketua HMMI akan digantikan oleh kepengurusan berikutnya [1]. Dalam memilih ketua HMMI, dilakukan secara demokratis yang dipilih secara langsung oleh mahasiswa aktif prodi Manajemen Informatika. Namun, dalam pemilihan ketua HMMI masih terdapat kendala yaitu penilaian masing-masing kandidat ketua HMMI dengan memberikan alternatif terbaik dari kandidat ketua HMMI sesuai kriteria. Persyaratan yang sudah ditentukan antara lain IPK, absensi kuliah, visi dan misi, pengalaman berorganisasi dan wawasan umum.